Musi Banyuasin (3/8). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Camping Cinta Alam Indonesia (CAI) di Aula Pondok Pesantren Taufiqurrohman, Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai Lilin, Kamis – Sabtu (27-30 Juli 2026).
Ketua DPD LDII Kabupaten Musi Banyuasin, H. Daud Sobri, menjelaskan bahwa CAI merupakan sarana pembinaan generasi muda melalui kegiatan di alam terbuka yang memadukan nilai keagamaan, kebangsaan, dan kepedulian sosial. “CAI bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi menjadi wadah untuk menggembleng semangat mencintai Indonesia sekaligus menguatkan dakwah di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan dakwah dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. “Setelah kembali ke daerah masing-masing, kalian harus mampu menjadi pribadi yang berdaya guna dan menjadi teladan di tengah masyarakat. Pemuda memiliki peran penting dalam mengemban amanah dakwah,” katanya.
Daud juga mengingatkan pentingnya pembinaan agama sebagai benteng menghadapi berbagai tantangan moral di kalangan remaja. “Semakin jauh remaja dari agama, semakin jauh pula mereka dari nilai-nilai moral. Karena itu, pembinaan keagamaan harus terus diperkuat agar lahir generasi yang berakhlak, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian sosial,” tuturnya.
Ia turut mengajak peserta untuk mencintai lingkungan, menaati peraturan pemerintah, serta aktif memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. “Kita ingin generasi muda LDII menjadi pribadi yang religius, cinta tanah air, peduli terhadap sesama dan lingkungan, serta mampu memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Kegiatan yang diikuti 135 pemuda dari berbagai PC dan PAC LDII se-Muba itu bertujuan memperkuat karakter, kepemimpinan, serta semangat dakwah generasi muda. DPD LDII Kabupaten Musi Banyuasin berharap para peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi generasi profesional religius yang berkarakter luhur dan siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan negara. (ds)














