Way Kanan (3/8). Ketua Kwartir Cabang (Kakwarcab) Gerakan Pramuka Way Kanan, Arie Anthony Thamrin membuka Festival Anak Sholih (FAS) 2026 yang digelar DPD LDII Kab.Way Kanan dan Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (SAKO SPN) Way Kanan. Dalam kegiatan yang diadakan di Lapangan Pondok Pesantren Al Mansyurin, Gunung Labuhan, Selasa (7/7) itu diikuti sekitar 800 peserta dari jenjang PAUD hingga SMA dan remaja.
Dalam sambutannya, Arie mengatakan pembinaan karakter harus dimulai sejak anak-anak. “Festival Anak Sholih merupakan wadah yang sangat baik untuk menanamkan nilai-nilai karakter sejak usia dini. Sejalan dengan semangat Gerakan Pramuka, anak-anak dibina agar memiliki keimanan, kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta jiwa kepemimpinan,” ujarnya.
Menurutnya, kepemimpinan tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses pembinaan yang berkesinambungan. “Seorang pemimpin lahir dari kebiasaan berbuat benar, berani bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan menjadi teladan bagi lingkungannya,” katanya.
Ia juga mengapresiasi SAKO SPN Way Kanan yang terus menyelenggarakan kegiatan pembinaan bagi generasi muda. “Kegiatan seperti ini menjadi ikhtiar mencetak generasi penerus yang berkarakter, berakhlak mulia, dan siap memimpin di masa depan,” tambahnya.
Usai membuka kegiatan, Arie Anthony Thamrin berdialog dengan para peserta melalui sesi tanya jawab. Panitia juga membagikan doorprize berupa voucher belanja kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan.
Festival Anak Sholih menjadi sarana pembinaan karakter, pengembangan bakat, serta penanaman nilai-nilai keislaman bagi generasi penerus. Melalui Festival Anak Sholih 2026, SAKO SPN Way Kanan berharap lahir generasi yang beriman, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan negara.














