Serang (11/8). Belasan ulama LDII Banten Tingkat provinsi hadir pada penderesan Qiraat Sab’ah di gedung LDII Banten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Rabu (29/7). Hadir dalam pengajian ini para mubaligh LDII se-Banten.
Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Ponpes Al Musawwa, Kramatwatu, Serang, KH. Nur Annas memimpin pengajian dengan materi Qiraat Sab’ah. Ia menilai sebagian besar muballigh sudah bisa dan mampu mempraktekkan bacaan tersebut.
“Muballigh-muballighot yang tampil menurut kami sudah memenuhi standar untuk MTQ Tingkat Provinsi, bahkan ada beberapa nama yang sebelumnya pernah meraih juara 3 dan juara 2 tingkat nasional,” ujarnya.
KH. Nur Annas mengungkapkan, setiap penderesan ada antara ulama yang tampil dalam dua sesi, yaitu pagi hingga siang dan sore hingga petang. Proses penderesan dilakukan secara teliti oleh pengajar, yang menilai berbagai aspek, mulai dari tajwid, fasih huruf, kaedah khusul, hingga kekuatan suara dalam setiap bacaan.
Penderesan ini dilakukan secara akumulatif, di mana setiap aspek memiliki bobot penting dalam menentukan bacaan. Nur Annas juga mengungkapkan harapannya untuk para ulama agar lebih meningkatkan kualitasnya. “Karena qiroatusabah ini berjenjang, kami berharap ulama dari Kabupaten dan kota ini dapat konsisten mengikuti qiroatusabah Provinsi untuk menderes,” tuturnya.
Pengurus Biro PKD LDII Banten, Ust. Choirul Hadi berharap para muballigh meningkatkan bacaan Al Quran dan terus memperbaiki kekurangan yang ada. “Untuk para remaja, ayo mari kita ramaikan Qiroatusabah, ikut mendengarkan, menyimak dan ikut mempelajarinya,” ujar Choirul.














