Pagaralam (29/7). Sekitar 80 generasi penerus dari Muara Enim, Lahat, dan Pagaralam yang tergabung dalam Generasi Unggulan Daerah Lahat (GUNDALA) mengikuti Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia (Permata CAI) ke-47 di Gedung Serbaguna Al Mansyurin, Kota Pagaralam, Rabu (29/7/2026).
Ketua DPD LDII Kabupaten Lahat, Amat Sarjono, mengatakan pembinaan generasi muda harus dilakukan secara terarah dan berkelanjutan dari usia dini hingga dewasa. Menurutnya, keterlibatan pemuda LDII dalam Permata CAI menjadi salah satu bentuk penerapan pembinaan yang berkelanjutan.
“Melalui pembinaan yang berkesinambungan, kami ingin generus tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter luhur, disiplin, bertanggung jawab, mandiri, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara keluarga, pendidik, dan pembina menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi penerus.

Membuka Acara CAI 47, Pembina PPG Lahat Edi Musi HartonoIa mengingatkan peserta agar memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperkuat ilmu agama sekaligus menambah wawasan pengetahuan.
“Saya juga pernah menjadi peserta CAI pada tahun 1997. Dulu belum semodern sekarang. Karena itu saya mengajak generasi muda LDII untuk terus belajar mengikuti perkembangan zaman, bukan hanya memperdalam ilmu agama, tetapi juga ilmu pengetahuan di berbagai bidang,” ujarnya.
Menurut Edi, perkembangan teknologi harus disikapi dengan kesiapan sumber daya manusia. Ia berharap peserta mampu menjadikan Permata CAI sebagai sarana membangun kemandirian dan karakter.
“Mau tidak mau kita akan hidup berdampingan dengan teknologi. Karena itu, generasi muda harus memiliki bekal ilmu, karakter, dan kemampuan beradaptasi agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, DPD LDII Kabupaten Lahat berharap lahir generasi profesional religius yang mampu mengamalkan 29 Karakter Luhur serta siap berkontribusi menyongsong Indonesia Emas 2045. (Heri Arafah)








