Jakarta (19/8). PC LDII Matraman menggelar Tour Religi Napak Tilas Mubaligh pada 1–3 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti puluhan mubaligh dan mubalighot se-Kecamatan Matraman.
Ketua DPD LDII Jakarta Timur, Lasno Rahardjo, mengapresiasi kegiatan yang digagas PC LDII Matraman tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai sejarah dakwah para ulama pendahulu LDII perlu dipelajari dari generasi ke generasi.
“Pemahaman yang mendalam mengenai sejarah perjuangan dan sistem pembinaan di pondok pesantren sangat penting untuk meningkatkan kapasitas serta kualitas para dai di tingkat basis,” ujarnya.
Selama perjalanan, peserta tidak hanya mengunjungi lokasi, tetapi juga bertukar pengalaman mengenai pembinaan dan pelaksanaan dakwah di wilayah masing-masing.
“Kegiatan ini sejatinya dapat menjadi ruang berbagi pengetahuan, pengalaman dan metode dakwah para ulama LDII,” katanya.
Menurut Lasno, pengalaman yang diperoleh dari kunjungan tersebut perlu diterapkan sesuai kebutuhan wilayah masing-masing. Pembinaan yang dilakukan secara konsisten diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas dakwah dan pembinaan warga.
“Yang kita pelajari selama perjalanan perlu diambil nilai dan pengalamannya, kemudian disesuaikan dengan kondisi di wilayah masing-masing. Dengan begitu, kegiatan seperti ini tidak berhenti pada kunjungan, tetapi memberikan dampak bagi pembinaan,” katanya.
Rombongan mengunjungi sejumlah lokasi, yakni Pondok Gemilang Nusantara Boarding School (GNBS) Kendal, Pondok Pesantren Gadingmangu Jombang, Pondok Pesantren Kertosono Nganjuk, dan Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri. Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Kebun Teh Jamus, Ngawi.
Bagi muballigh LDII matraman, perjalanan selama tiga hari tersebut menjadi sarana pembinaan untuk memperluas wawasan sejarah dakwah, mengenal sistem pembinaan di pondok pesantren, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah. [ANR]














