Jakarta (19/8). Tim U10 dan U12 FORSGI Sumatera Selatan mengikuti Festival FORSGI Nasional III Piala Bela Negara 2026 di Minhajurrosyidin Sport Center, Jakarta, 24–26 Juli 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari pembinaan sepak bola usia dini sekaligus sarana menambah pengalaman bertanding di tingkat nasional.
Festival dibuka pada Sabtu (25/7) di Lapangan Sepak Bola Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta. Kegiatan diikuti sekitar 1.100 atlet usia 10–12 tahun dari berbagai provinsi di Indonesia.
Ketua FORSGI Sumsel, H. Alfian, mengapresiasi semangat para pemain yang telah berjuang membawa nama Sumatera Selatan di tingkat nasional.
“Kami sangat bangga dengan anak-anak yang mengikuti festival ini. Mereka sudah berjuang dengan sungguh-sungguh untuk membawa nama Sumsel. Meski belum lolos dari babak penyisihan, pengalaman ini sangat berarti bagi proses mereka,” ujarnya.
Ia berharap para pemain terus meningkatkan kemampuan dan tidak kehilangan semangat setelah menghadapi kekalahan. Menurutnya, kompetisi nasional menjadi pengalaman penting untuk membentuk mental pemain sejak usia dini.
“Untuk semua pemain U10 dan U12 serta atlet FORSGI se-Sumatera Selatan, tetap semangat dan terus tingkatkan kemampuan. Kami yakin dengan latihan dan pembinaan yang konsisten, suatu saat kita dapat meraih juara di festival nasional,” katanya.
Selain capaian tim, FORSGI Sumsel juga mencatat prestasi individu melalui M. Rafael Maghfiroh. Pemain U12 tersebut terpilih sebagai salah satu dari 25 pemain terbaik pada Festival FORSGI Nasional III Piala Bela Negara 2026.
Melalui pembinaan sepak bola, FORSGI juga mengupayakan penanaman 29 Karakter Luhur kepada generasi muda. Nilai rukun, kompak, kerja sama yang baik, disiplin, dan sportivitas dibiasakan dalam latihan maupun pertandingan.
Keikutsertaan dalam festival tersebut diharapkan menjadi bekal bagi pemain U10 dan U12 FORSGI Sumsel untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter positif dalam olahraga dan kehidupan sehari-hari. (Afwan)














