Makassar (30/8). LDII Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menjaga persatuan dan kerukunan melalui dialog serta kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat. Pesan tersebut disampaikan dalam Dialog Kebangsaan yang digelar di Al-Markaz Al-Islami Makassar, Sabtu (15/8/2026).
Mewakili LDII Sulawesi Selatan, Asdar, mengatakan menjaga kerukunan merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa. Karena itu, perbedaan pandangan maupun latar belakang perlu dikelola melalui komunikasi dan kerja sama. “Bersanding membangun Indonesia, bukan bertanding, apalagi bersaing,” ujar Asdar.
Menurutnya, organisasi keagamaan perlu mengambil bagian dalam pembangunan melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ruang dialog juga dinilai penting untuk memperluas titik temu dan mencegah perbedaan berkembang menjadi prasangka. “LDII ingin bersanding dalam membangun Indonesia. Karena itu, kami terus membuka ruang komunikasi dan kerja sama dengan berbagai organisasi serta elemen masyarakat,” katanya.
Asdar menambahkan, moderasi beragama dapat menjadi salah satu pendekatan dalam menjaga hubungan sosial di tengah keberagaman. Sikap saling menghormati diperlukan agar masyarakat dapat bekerja bersama tanpa menghilangkan perbedaan.
Dialog Kebangsaan tersebut menjadi ruang pertukaran pandangan mengenai kehidupan kebangsaan sekaligus memperkuat komunikasi antarelemen masyarakat.
Bagi LDII Sulawesi Selatan, kolaborasi menjadi bagian dari upaya menjaga keberagaman dan membangun masyarakat yang rukun. Persatuan perlu diwujudkan melalui kontribusi dan kerja bersama di berbagai bidang.














