Jember (28/8). Penanaman 29 Karakter Luhur menjadi salah satu fokus pembinaan generasi penerus dalam Festival Anak Sholeh (FAS) 2026 yang digelar PC LDII Tanggul bersama PC LDII Semboro. Selain mengevaluasi pembelajaran agama, kegiatan di Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur, tersebut menjadi sarana membiasakan nilai karakter dan kemandirian pada anak.
Ketua PC LDII Tanggul Riyadi menyampaikan bahwa FAS bukan sekadar ajang perlombaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan yang dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada generasi penerus sejak dini.
“Generasi penerus yang memiliki budi pekerti baik akan menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi berkualitas di masa depan. Pembinaan ini perlu terus dikawal agar mereka memiliki ketahanan moral dan kecerdasan spiritual yang seimbang,” ujar Riyadi.
Menurutnya, penanaman 29 Karakter Luhur penting dilakukan di tengah perkembangan zaman. Pembinaan secara berkelanjutan diperlukan agar nilai-nilai tersebut tidak hanya dipahami anak, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
FAS 2026 diikuti generus usia dini hingga sekolah dasar. Sejumlah perlombaan digelar untuk mengukur kemampuan anak sekaligus memberikan pengalaman belajar melalui kegiatan yang sesuai dengan usia mereka.
Perlombaan tersebut meliputi berbagai kegiatan keagamaan dan keterampilan. Melalui kegiatan itu, anak tidak hanya diajak memahami materi yang telah dipelajari, tetapi juga dilatih untuk disiplin, bertanggung jawab, mandiri, dan berani menunjukkan kemampuan.
Sementara itu, Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Jember Budiono menambahkan bahwa pembinaan karakter sejak usia dini merupakan proses jangka panjang. Nilai yang diberikan kepada anak diharapkan menjadi bekal ketika mereka tumbuh dewasa.
“Ilmu yang ditanamkan kepada generasi muda sejak kecil bertujuan agar mereka memiliki karakter luhur. Harapannya, saat dewasa nanti mereka tumbuh menjadi pribadi yang santun dalam berpikir maupun bertindak,” kata Budiono.
Kolaborasi PC LDII Tanggul dan PC LDII Semboro dalam FAS 2026 juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pembinaan generasi penerus. Kegiatan bersama ini mempertemukan anak-anak dari dua wilayah dalam suasana belajar dan berkompetisi secara sehat.
Pembinaan tidak hanya berlangsung saat festival. Hasil yang terlihat dalam kegiatan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi para pengajar untuk melihat perkembangan anak serta menentukan hal-hal yang perlu ditingkatkan pada proses pembinaan berikutnya.














