Tanjungpinang (1/9). Tim perukyat LDII Kepulauan Riau melakukan rukyatul hilal untuk mengamati hilal awal Rabiul Awal 1448 Hijriah di Pantai Setumu, Dompak, Tanjungpinang. Pengamatan dilakukan menjelang matahari terbenam dengan melibatkan H. Ridwan, Denny Alfa Gunawan, dan Aldi.
Anggota tim perukyat LDII Kepri, H. Ridwan, mengatakan kondisi cuaca pada awal pengamatan cukup mendukung, tetapi menjelang waktu pengamatan hilal, awan dan kabut menutupi ufuk barat. “Pada awal pengamatan kondisi cuaca masih cukup cerah. Namun, ketika mendekati matahari terbenam, awan mulai menutup area ufuk dan pandangan semakin terbatas,” ujar Ridwan.
Menurut Ridwan, tim tetap melakukan pemantauan hingga batas waktu yang memungkinkan untuk memastikan kondisi hilal. Dari pengamatan yang dilakukan, hilal tidak terlihat karena tertutup awan dan kabut di sekitar horizon.
“Tim sudah melakukan pemantauan secara maksimal dari awal hingga akhir waktu yang memungkinkan. Namun hilal belum dapat terlihat karena kondisi ufuk barat tertutup awan dan kabut,” katanya.
Ia menjelaskan, hasil pengamatan tersebut kemudian dicatat sebagai bagian dari laporan rukyatul hilal. Data pengamatan menjadi bahan dalam proses penentuan awal bulan sesuai mekanisme yang berlaku.
Ridwan menambahkan, kegiatan rukyatul hilal juga menjadi bagian dari pembelajaran dan penerapan ilmu falak di kalangan pengurus LDII. Menurutnya, pengamatan lapangan diperlukan untuk memperoleh data kondisi hilal secara langsung.
Melalui kegiatan tersebut, LDII Kepri berupaya berkontribusi dalam pengamatan hilal sekaligus mendukung proses penanggalan Hijriah berdasarkan hasil pengamatan lapangan.














