Cilegon (1/9). Pemerintah Kota Cilegon menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kota Cilegon, Senin (17/8/2026). Wali Kota Cilegon Robinsar bertindak sebagai pembina upacara. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan sekaligus merefleksikan tanggung jawab generasi saat ini dalam melanjutkan cita-cita kemerdekaan.
Dalam sambutannya, Robinsar mengatakan kemerdekaan yang dirasakan saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan yang harus dijaga dan diisi dengan karya serta pengabdian. “Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya. Kemerdekaan lahir dari perjuangan, pengorbanan, dan semangat para pahlawan yang rela memberikan jiwa dan raganya untuk bangsa dan negara,” ujar Robinsar.

Menurutnya, perjuangan pada masa kini memiliki bentuk yang berbeda. Jika para pahlawan dahulu berjuang mengusir penjajah, generasi saat ini memiliki tugas untuk mengisi kemerdekaan melalui pembangunan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau dahulu para pahlawan berjuang dengan mengangkat senjata, maka tugas kita hari ini adalah mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata. Kita harus bekerja, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Robinsar berharap momentum HUT ke-81 RI ]dapat menjadi energi baru bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan semangat dalam membangun daerah. Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menentukan masa depan Kota Cilegon dan Indonesia. “Mari kita teruskan perjuangan para pahlawan dengan cara kita masing-masing. Kita isi kemerdekaan dengan kerja keras, kejujuran, gotong royong, dan kepedulian. Bersama-sama kita wujudkan Kota Cilegon yang semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Cilegon Noor Yudono mengatakan kehadiran dalam upacara tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan dan kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat. “Melalui momentum ini, kita diajak untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kekompakan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Noor Yudono.
Ia menambahkan, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kontribusi nyata dan sikap saling memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Semangat kemerdekaan harus menjadi energi positif bagi kita untuk terus berkontribusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.














