Musi Banyuasin (9/9). Santri Pondok Pesantren Taufiqurrohman (PPTR), Pinang Banjar, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, mengikuti kegiatan tadabur alam di Kalianda, Lampung Selatan, Senin–Rabu (31/8–2/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi agenda dua tahunan yang diisi dengan rekreasi sekaligus kegiatan bersama pengasuh dan asatidz.
Ketua Ponpes Taufiqurrohman, H. Daud Sobri, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi santri untuk beristirahat sejenak dari rutinitas pesantren sekaligus memperkuat kebersamaan. Menurutnya, kegiatan di luar pesantren tetap diarahkan agar santri kembali menjalani aktivitas belajar dengan semangat baru.
“Santri juga perlu menikmati suasana alam dan kebersamaan. Tetapi setelah liburan selesai, kita kembali lagi kepada rutinitas sebagai santri, belajar agama dan memperbaiki akhlak,” ujar Daud.
Rombongan berangkat dari PPTR Pinang Banjar pada Senin (31/8/2026) dan menginap selama dua malam di Pondok Pesantren Bina Insan Taqwa, Kalianda. Selama berada di Lampung Selatan, para santri menikmati suasana pantai dan alam Kalianda.
Menurut Daud, tadabur alam juga dapat menjadi sarana menumbuhkan rasa syukur dengan melihat langsung berbagai ciptaan Allah SWT. Perjalanan bersama juga memberi kesempatan kepada pengasuh, asatidz, dan santri untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih santai.
“Lingkungan ponpes terkadang sangat padat agenda dan rutinitas harian, melalui kegiatan tadabbur alam ini, para peserta diajak untuk melihat keagungan dan kuasa Allah yang telah menciptakan segala sesuatu, sehingga dapat meningkatkan ketakwaan pada NYA,” ucap Daud.
Rombongan tersebut turut disertai Pinisepuh Ponpes, Ustaz Khoiruddin, Ustaz Hadi Ismanto, para asatidz, serta pendamping.
Setelah dua malam di Kalianda, rombongan kembali ke PPTR Pinang Banjar, Sungai Lilin, Musi Banyuasin, pada Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda pembinaan santri melalui kebersamaan dan tadabur alam, sebelum kembali menjalani rutinitas belajar dan mengaji.














