Musi Rawas (9/9). DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Musi Rawas menggelar Pengajian Suami Istri di Aula Serbaguna DPD LDII Musi Rawas, Minggu (23/8/2026). Kegiatan yang digagas Bagian Pemberdayaan Wanita dan Kesejahteraan Keluarga (PPPK) tersebut menjadi upaya pembinaan kehidupan rumah tangga.
Ketua Bagian PPPK LDII Musi Rawas, Ipak Soraya, mengatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat komunikasi dan komitmen pasangan dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Menurutnya, keluarga membutuhkan landasan agama, kesabaran, dan saling pengertian untuk menjaga keharmonisan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap pasangan suami istri dapat kembali menyatukan visi dan menyegarkan komitmen pernikahan mereka. Keharmonisan itu tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus terus diupayakan bersama dengan berlandaskan nilai-nilai agama agar tercipta keluarga yang benar-benar sakinah, mawaddah, dan warahmah,” ungkap Ipak Soraya.
Kegiatan tersebut juga membahas hak dan kewajiban suami istri serta pengelolaan konflik dalam rumah tangga. Peserta tidak hanya menerima tausyiah agama, tetapi juga berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai kehidupan keluarga.
Menurut Ipak, ketahanan keluarga menjadi bagian penting dalam pembinaan masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga komunikasi antar pasangan setiap hari dalam berbagai kondisi rumah tangga.
“Banyak yang mengatakan bahwasanya pernikahan itu adalah ngobrol seumur hidup, maka ketika kondisi sedang jenuh, atau padatnya rutinitas harian, hal ini sering luput sehingga keharmonisan pun dapat berkurang. Untuk itu kami mengajak para peserta untuk selalu menjaga hubungan dengan dasar komunikasi dua arah,” jelasnya.
Pengajian berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan diikuti pasangan suami istri dari lingkungan LDII Musi Rawas. Melalui kegiatan tersebut, DPD LDII Musi Rawas mendorong pasangan untuk menjaga komunikasi, saling memahami, dan menjalankan kehidupan rumah tangga berdasarkan nilai-nilai agama.














