Fakfak (13/9). DPD LDII Kabupaten Fakfak menggelar pelatihan pembuatan ayam geprek bagi generasi muda LDII se-Kabupaten Fakfak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi generasi muda melalui pengembangan usaha kuliner. Pelatihan yang digelar di Masjid Nurul Iman, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pada Minggu (30/8/2026), tersebut diikuti oleh generasi muda LDII yang ingin mengembangkan keterampilan di bidang kuliner.
Ketua DPD LDII Kabupaten Fakfak, Abu Thalib Rumagesan, mengatakan pelatihan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan semangat berwirausaha di kalangan generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap generasi muda tidak hanya memiliki keterampilan baru, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan membangun unit usaha produktif yang dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujar Abu.
Sementara itu, pengisi materi sekaligus pengusaha muda LDII Fakfak, Erwin Sunadi, memberikan praktik langsung mengenai proses pembuatan ayam katagen atau ayam geprek. Materi yang diberikan meliputi pembuatan bumbu racik, teknik mengolah ayam, hingga cara memasak agar menghasilkan tekstur yang tetap renyah dan cita rasa yang gurih.
Menurut Erwin, keterampilan memasak perlu diimbangi dengan kemampuan mengelola keuangan agar usaha dapat berjalan secara sehat dan berkelanjutan. “Manajemen keuangan itu penting agar kita bisa mengetahui berapa modal yang dikeluarkan serta berapa keuntungan atau laba bersih yang diperoleh setelah dikurangi seluruh pengeluaran,” jelasnya.
Melalui pelatihan tersebut, generasi muda LDII Fakfak diharapkan semakin terampil dan percaya diri dalam menciptakan peluang usaha secara mandiri. Selain meningkatkan kemandirian ekonomi, usaha yang dikembangkan juga diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di tengah tantangan ekonomi saat ini.














