Jambi (13/10). Penggerak Pembina Generus (PPG) Jambi Wilayah Timur menggelar diskusi untuk mengevaluasi program pembinaan generasi penerus sekaligus membahas penguatan peran orang tua dalam pendidikan keluarga. Pertemuan yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut juga membahas usulan program pembekalan kesiapan mental bagi pemuda dan pemudi sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Dalam diskusi tersebut, Andrean mengusulkan program bertajuk “SOP Siap Mental Menuju Halal” untuk diintegrasikan dalam pengajian kepemudaan dan keputrian. Menurutnya, pembekalan pranikah diperlukan agar generasi muda memahami tanggung jawab dan memiliki kesiapan mental dalam membangun rumah tangga.
“Pernikahan bukan hanya mengubah status. Lebih dari itu, generasi muda harus menyiapkan mental yang kuat karena setelah menikah mereka harus bisa mengontrol segala sesuatunya,” ujar Andrean.
Ia menilai persiapan pernikahan tidak cukup hanya berfokus pada aspek teknis penyelenggaraan acara, tetapi juga perlu memperhatikan kematangan berpikir, pengendalian emosi, dan pemahaman tanggung jawab sebagai suami maupun istri.
Menanggapi usulan tersebut, anggota Divisi Pendidikan Umum dan Pelatihan DPD LDII Kota Jambi, M. Irfauddin Aulia, mendukung perlunya pembekalan kesiapan mental pranikah. Ia menilai materi tersebut dapat membantu pemuda dan pemudi memahami tantangan kehidupan rumah tangga serta mempersiapkan diri menghadapi perubahan peran setelah menikah.
Sementara itu, Ketua PPG Jambi Wilayah Timur, A. Salos Almabruri, mengatakan program pembinaan perlu dirancang dengan melibatkan generasi penerus dan orang tua. Menurutnya, keterlibatan keluarga menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang memiliki 29 Karakter Luhur.
“Kami berkomitmen agar generasi penerus maupun para orang tua dapat memahami hak dan kewajiban dalam peran masing-masing. Sinergi inilah yang akan melahirkan lingkungan pembinaan yang sehat dan kuat,” ujar Salos.
Ia menjelaskan, pembinaan generasi muda perlu didukung oleh pendidikan yang berkelanjutan di lingkungan keluarga. Karena itu, orang tua juga menjadi sasaran penguatan pemahaman agar dapat mendampingi perkembangan anak sesuai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi.
Melalui diskusi tersebut, PPG Jambi Wilayah Timur berupaya menyusun program pembinaan yang mencakup pendidikan karakter, penguatan peran orang tua, serta persiapan kehidupan berumah tangga bagi generasi muda.














