Ogan Ilir (20/10). PC LDII Kecamatan Sungai Pinang menggelar Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) di Masjid Babussalam, Desa Sungai Pinang II, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang diikuti oleh 24 pengurus PC dan PAC tersebut membahas evaluasi program kerja, penguatan delapan bidang pengabdian LDII, serta rencana pembinaan masyarakat.
Ketua PC LDII Kecamatan Sungai Pinang, Al Fakih, mengatakan Rapimcab menjadi sarana untuk menyamakan visi dan memperkuat koordinasi antarpengurus. Menurutnya, kekompakan pengurus diperlukan agar pelaksanaan program organisasi dapat berjalan sesuai rencana.
“Rapimcab ini kita gelar untuk menyamakan visi dan meningkatkan soliditas antarpengurus PC dan PAC. Kalau pengurusnya solid, program kerja pembinaan pasti akan berjalan maksimal,” ujar Al Fakih.
Ia menambahkan, evaluasi program kerja diperlukan untuk mengetahui perkembangan kegiatan yang telah dilaksanakan sekaligus menentukan langkah perbaikan. Dengan demikian, setiap tingkatan kepengurusan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara terarah.
Sementara itu, Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Ogan Ilir, Miftahul Huda, mengingatkan para pengurus agar menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. Ia juga menekankan pentingnya pembinaan generasi muda sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Menjadi pengurus itu adalah amanah. Mari kita jaga kekompakan, tingkatkan koordinasi, dan fokus pada pembinaan umat, khususnya generasi. LDII harus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” pesan Miftahul Huda.
Dalam rapat tersebut, pengurus membahas penguatan delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa serta penyusunan program pembinaan di tingkat PC dan PAC. Pembahasan diarahkan untuk menyelaraskan kegiatan organisasi dengan kebutuhan warga LDII dan masyarakat sekitar.
Rapimcab ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Siddiq Al Fatah. Melalui hasil rapat tersebut, PC LDII Kecamatan Sungai Pinang berharap koordinasi antarpengurus semakin kuat sehingga program pembinaan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.














