Kediri (23/10) – Ribuan santri bersama jajaran guru dan pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri mengikuti upacara bendera untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Kamis (22/10/2026). Upacara dipimpin Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah, H. Agung Riyanto, selaku pembina upacara, dengan mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa santri tidak hanya mewarisi nilai-nilai perjuangan ulama, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun masa depan bangsa melalui ilmu pengetahuan, akhlak mulia, penguasaan teknologi, kemandirian, dan karya nyata.
H. Agung menyampaikan delapan pesan kepada para santri untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas. Pesan tersebut meliputi penguatan iman dan akhlak luhur, peningkatan ilmu pengetahuan serta keterampilan, penguasaan teknologi secara bijak, menjaga persatuan dan keutuhan NKRI, membangun kemandirian ekonomi dan jiwa kewirausahaan, peduli terhadap lingkungan, menjadi pelaku perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat, serta mempersiapkan generasi berkualitas sejak dini. Ia juga mengingatkan pentingnya kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan penerapan 29 karakter luhur sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan zaman.
Menurut H. Agung, pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berilmu, berkarakter, mandiri, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. Ia mengajak seluruh santri memanfaatkan masa belajar dengan sebaik-baiknya, mengembangkan kemampuan diri, serta menjadikan nilai-nilai yang dipelajari di pesantren sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. “Mari kita jadikan Pondok Pesantren Wali Barokah sebagai tempat tumbuhnya generasi yang kuat dalam keimanan, luas dalam ilmu, luhur dalam akhlak, mandiri dalam kehidupan, dan siap mengabdi bagi kemajuan Indonesia,” ujarnya. Ia berharap tema HSN tahun ini tidak berhenti sebagai slogan, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata demi kemajuan bangsa.

Upacara HSN di Ponpes Wali Barokah semakin bermakna dengan torehan prestasi para santri di tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Sejumlah prestasi yang diraih antara lain Juara 1 Futsal tingkat SMP dan SMA se-Kediri Raya, Juara Umum Kejurkab IPSI di Kabupaten Nganjuk, Juara 2 Kejuaraan IRJ Championship Internasional di Malang, serta Juara 3 Kejurnas Open Tournament Panglima TNI 2026 di Solo. Prestasi tersebut menjadi bukti semangat santri dalam mengembangkan potensi dan kemampuan, sekaligus menunjukkan bahwa santri dapat berkontribusi bagi Indonesia melalui pendidikan, karakter, olahraga, dan berbagai karya positif.














