PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Artikel

Peneliti BRIN Ungkap Indonesia Emas Terancam Karena Melemahnya Ketahanan Pangan

in Artikel
398
0
prof rubiyo

Prof. Dr. Ir. Rubiyo, peneliti utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam acara LINES Talk LDII TV. Foto: LINES

558
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (10/10). Setiap negara membutuhkan pangan agar masyarakatnya dapat bertahan hidup untuk memenuhi kebutuhannya. Amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan menerangkan bahwa pemerintah bersama masyarakat mewujudkan ketahanan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia. Tujuan tersebut merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Ketahanan pangan yang melemah atau tidak tercukupi dapat mengancam terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. Hal tersebut dibenarkan oleh Peneliti Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Rubiyo, dalam podcast LINES TALK LDII TV beberapa waktu lalu. Ia menerangkan meski teknologi ditingkatkan, industri diperbaiki tapi pangan tidak tercukupi, maka target Indonesia Emas 2045 terancam tidak dapat terwujud.

“Potensi untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas, dapat mewujudkan inovasi, teknologi yang hebat itu membutuhkan pangan yang cukup yang artinya gizi tercukupi,” terang Rubiyo, yang juga Ketua DPP LDII Bidang Pengabdian Masyarakat. Ia menjelaskan SDM dengan ketahanan pangan berkaitan erat.

Ketahanan pangan itu identik dengan cara mencukupi konsumsi bahan pangan, tidak hanya beras tetapi bahan pangan lainnya. Jika hal tersebut tidak dapat dilakukan akan berdampak pada kerawanan pangan yang memicu krisis sosial. Ia mejelaskan masalah pangan adalah masalah perut, perut yang lapar dapat memicu provokasi. Akibatnya tidak dapat menerima informasi dengan baik dapat menyulut kemarahan dan hal buruk lainya.

“Pemenuhan pangan dimulai dari lingkup terkecil kita, yaitu keluarga. Kita dapat ikut berperan bersama pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan dengan memenuhi kebutuhan pangan seperti sayuran dari kebun sendiri,” jelasnya.

Rubiyo menegaskan menanam dapat dilakukan meski area terbatas. Penggunaan botol bekas pakai dan menanam secara vertikal juga dapat menjadi solusi masayarakat perkotaan yang memiliki lahan terbatas. Menurutnya tanaman itu punya tiga fungsi yang dapat dimanfaatkan yaitu keindahan, sumber pangan dan obat. Ia memberikan contoh yaitu tanaman cabe jamu atau cabe puyang, selain tanaman merambat yang indah, juga dapat diolah menjadi pangan sehat, serta digunakaan sebagai obat vitalitas pria.

“Contoh tanaman lainnya yaitu seledri, sawi, kangkung, hanya hitungan minggu bisa dipanen. Harapannya sayur-sayuran untuk konsumsi keluarga dapat terpenuhi dari rumah, sehingga tidak perlu beli. Selain terjaga kualitasnya, hemat dan efisien. Untuk protein hewani juga bisa dimulai dengan memelihara ayam petelur untuk membantu memenuhi kebutuhan telur di rumah,” harapnya.

Sementara itu, Rubiyo menerangkan ketahanan pangan menjadi salah satu dari delapan pengabdian LDII untuk bangsa. “Wujudnya LDII telah melakukan program pertanian berkelanjutan dengan pengembangan dan pengelolaan lahan di Bangka Belitung dengan menanam kopi, jagung, umbi-umbian dan tanaman herbal secara terstruktur,” papar Rubiyo yang hobi bertani itu.

Menurutnya LDII juga mengembangkan komoditas sorgum di Kabupaten Blora dan Tanah Laut. Selain itu, ormas Islam tersebut menggalakkan *eco-*persantren di beberapa pondok pesantren. Ia menambahkan untuk mewujudkan ketahanan pangan, bahan pangan pokok lokal pengganti beras harus terus digalakkan. Karena ketergantungan terhadap beras juga dapat memberatkan mengingat sudah banyak lahan-lahan pertanian yang beralih fungsi menjadi area pemukiman.

“Kita harus mulai menyingkirkan pikiran buruk tentang nasi. Jika makanan selain nasi itu tergolong makanan orang termarjinalkan. coba membalik paradigma, makan ubi kayu (tiwul), nasi jagung, nasi sorgum, atau sagu itu sama baiknya dengan makan nasi dari beras. Pelan-pelan diubah, karena inovasi semakin berkembang. Ubi tidak hanya direbus atau digoreng sekarang bisa diolah menjadi getuk, roti dan makanan enak serta sehat lainnya,” pungkas Rubiyo.

Ia mengajak generasi muda untuk berinovasi dalam bidang pertanian dengan teknologi, agar daya jual tinggi sehingga petani sejahtera. “Negara kita negara kaya raya, hanya ada dua musim, cahaya matahari selalu menyinari, air bercukupan, dan tanah subur. Manfaatkan lahan sekitar untuk mencapai ketahanan pangan keluarga, karena selama perut didepan pangan itu penting,” tegasnya. (Nabil)

Tags: Ketahanan Panganpeneliti BRINprof rubiyorubiyo BRIN

Related Posts

Dua Peran Rulifa Syahroel: Mengabdi sebagai Dokter, Membina Masyarakat Bersama LDII Kepri
Apa Siapa

Dua Peran Rulifa Syahroel: Mengabdi sebagai Dokter, Membina Masyarakat Bersama LDII Kepri

by Nisa
October 24, 2026
0

Menjelang Hari Dokter Nasional 2026, kiprah dr. Rulifa Syahroel menggambarkan bagaimana profesi kedokteran dan kepemimpinan organisasi kemasyarakatan dapat berjalan beriringan dalam mendukung...

Read more
Hadir di Dialog FKUB Banten, LDII Tegaskan Komitmen Kuat Jaga Moderasi Beragama
Artikel

Hadir di Dialog FKUB Banten, LDII Tegaskan Komitmen Kuat Jaga Moderasi Beragama

by eko nuansa
October 10, 2026
0

Serang (8/10). DPW LDII Provinsi Banten menghadiri Dialog Kerukunan Umat Beragama yang diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Banten bersama...

Read more
Cek Kesehatan Gratis LDII Malang Diminati Warga, Peserta Lampaui Target
Artikel

Cek Kesehatan Gratis LDII Malang Diminati Warga, Peserta Lampaui Target

by eko nuansa
October 10, 2026
0

Malang (8/10). DPD LDII Kabupaten Malang menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dipusatkan di sejumlah titik. Jumlah peserta yang mengikuti layanan...

Read more
LDII: Ancaman Ideologi Kini Bisa Menyusup Lewat Disinformasi Digital
Artikel

LDII: Ancaman Ideologi Kini Bisa Menyusup Lewat Disinformasi Digital

by eko nuansa
October 1, 2026
0

Semarang (30/9). Peringatan peristiwa Gerakan 30 September (G30S/PKI) menjadi momentum bagi DPP LDII untuk mengingatkan masyarakat terhadap perubahan bentuk ancaman ideologi di...

Read more
Ponpes Wali Barokah Dorong Penguatan Ekonomi Syariah di Mataraman
Artikel

Ponpes Wali Barokah Dorong Penguatan Ekonomi Syariah di Mataraman

by eko nuansa
September 12, 2026
0

Kediri (6/9). Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah turut ambil bagian dalam Semarak Ekonomi Syariah Wilayah Mataraman (SYIAR) 2026 yang berlangsung di Balai...

Read more
Sambut HUT ke-81 RI, LDII Gunung Putri Gelar Bakti Sosial Bersihkan Lingkungan
Artikel

Sambut HUT ke-81 RI, LDII Gunung Putri Gelar Bakti Sosial Bersihkan Lingkungan

by eko nuansa
August 20, 2026
0

Gunung Putri (14/8). Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ratusan warga LDII Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten...

Read more

Trending

LDII Pemalang Sosialisasikan Pesantren Ramah Anak Cegah Perundungan
Berita Daerah

LDII Pemalang Sosialisasikan Pesantren Ramah Anak Cegah Perundungan

2 days ago
Sako SPN Gelar Kemah Santri, Kanwil Kemenag dan Kwarda DIY Perkuat Pembinaan
Berita Daerah

Sako SPN Gelar Kemah Santri, Kanwil Kemenag dan Kwarda DIY Perkuat Pembinaan

2 days ago
Pererat Silaturahmi, LDII Inauga Gelar Family Gathering
Berita Daerah

Pererat Silaturahmi, LDII Inauga Gelar Family Gathering

2 days ago
Momen Upacara HSN di Ponpes Wali Barokah Kota Kediri, Berikut Pesan untuk Santri
Berita Daerah

Momen Upacara HSN di Ponpes Wali Barokah Kota Kediri, Berikut Pesan untuk Santri

2 days ago
Resmi Dikukuhkan, Pengurus Persinas ASAD Kota Cilegon Siap Cetak Atlet Pencak Silat Berprestasi
Berita Daerah

Resmi Dikukuhkan, Pengurus Persinas ASAD Kota Cilegon Siap Cetak Atlet Pencak Silat Berprestasi

4 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

LDII Pemalang Sosialisasikan Pesantren Ramah Anak Cegah Perundungan

LDII Pemalang Sosialisasikan Pesantren Ramah Anak Cegah Perundungan

October 27, 2026
Sako SPN Gelar Kemah Santri, Kanwil Kemenag dan Kwarda DIY Perkuat Pembinaan

Sako SPN Gelar Kemah Santri, Kanwil Kemenag dan Kwarda DIY Perkuat Pembinaan

October 27, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In