Tangerang Selatan (5/10). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan bekerja sama dengan Sekolah Citra Insan Mulia memperkuat budaya sadar bencana melalui pelatihan mitigasi kebencanaan bagi para peserta didik dan santri Pondok Pesantren Baitussalam.
Program edukasi tersebut dilaksanakan selama satu pekan dengan menyasar sejumlah sekolah dan pondok pesantren di wilayah Kota Tangerang Selatan. Pada Rabu (16/9/2026), kegiatan sosialisasi dan simulasi penanganan darurat dipusatkan di SMP Citra Insan Mulia dan Pondok Pesantren Baitussalam.
Materi pelatihan meliputi pengenalan potensi bencana, khususnya gempa bumi, serta prosedur penyelamatan diri sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi. Ratusan siswa dan santri dibekali pemahaman mengenai jalur evakuasi, titik kumpul, serta budaya kesiapsiagaan di lingkungan sekolah.
Kepala Sekolah SMP Citra Insan Mulia, Sukarman menyampaikan apresiasinya atas edukasi kebencanaan yang diberikan oleh BPBD Kota Tangerang Selatan bagi para peserta didik.
“Program pengenalan kebencanaan ini menjadi pembelajaran yang sangat penting bagi siswa dan santri agar dapat mengenali potensi risiko, memahami tindakan penyelamatan, serta mengetahui titik kumpul dan jalur evakuasi,” ungkap Sukarman.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Selatan, Sutang Suprianto menjelaskan bahwa pendidikan kebencanaan sejak dini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) guna meminimalkan risiko korban saat situasi darurat.
“Pendidikan kebencanaan sejak dini merupakan investasi penting dalam membangun masyarakat yang tangguh bencana melalui penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana,” tegas Sutang.
Rangkaian kegiatan sosialisasi dan simulasi tanggap bencana tersebut berlangsung secara interaktif, lancar, dan ditutup dengan peragaan evakuasi mandiri bersama seluruh warga sekolah.














