PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Headlines

Dahnil Anzar Bicarakan Ancaman Kedaulatan Bangsa dalam Sekolah Virtual Kebangsaan LDII

in Headlines, Nasional
388
0
Dahnil Anzar Bicarakan Ancaman Kedaulatan Bangsa dalam Sekolah Virtual Kebangsaan LDII

Pengamat Politik Bidang Pertahanan sekaligus Juru Bicara Presiden Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak saat menjadi pembicara di Sekolah Virtual Kebangsaan LDII. Foto: LINES.

550
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (23/8). Pemerhati Politik Pertahanan sekaligus Juru Bicara Presiden Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut Indonesia menghadapi dua titik ekstrim dalam menjaga kedaulatan. Pertama, menghadapi ide tidak penting adanya negara (agnostik negara). Kedua, radikalisasi agama yang menganggap segala hal yang terkait negara adalah berhala.

Dahnil yang juga menjabat Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH) RI, mengingatkan ancaman kedaulatan bangsa, tidak hanya dari ideologi, namun juga persoalan pangan, air, dan energi. Hal tersebut ditekankan Dahnil saat menjadi pembicara dalam Sekolah Virtual Kebangsaan (SVK), yang dihelat DPP LDII di Grand Ballroom Minhajurrosyidin, Jakarta, pada Sabtu (23/8/2025).

Lebih jauh, Dahnil memaparkan ancaman terhadap bangsa saat ini tidak hanya datang dari aspek militer, tetapi juga dari aspek non-militer. Tantangan ideologi, munculnya paham agnostik negara di kalangan anak muda, serta ancaman krisis pangan, energi, dan air bersih, disebut sebagai faktor krusial yang bisa melemahkan bangsa. “Pertahanan bukan cuma soal tank dan senjata. Kalau kita kalah di pangan, energi, dan teknologi, kita bisa kalah tanpa perang,” ujarnya.

Ia menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto pada masa lalu. Pada 2014, Prabowo sudah mengingatkan adanya ancaman non-militer di masa depan. Menurut Dahnil, konteks global saat ini menunjukkan kebenaran hal tersebut. Ia mengutip survei internasional, survei ekonomi dari The Economist pada 2018, yang memprediksi Amerika Serikat dan Eropa menjadi kawasan paling siap menghadapi krisis pangan 2035.

“AS belum menguras energi domestiknya, tapi sudah mengamankan cadangan lewat kendali di Timur Tengah. Sementara Eropa merevitalisasi pertaniannya. Mereka jauh lebih siap. Kalau kita tidak serius mengurus pangan dan air, kedaulatan kita akan goyah,” kata Dahnil.

Ia berharap pesantren-pesantren LDII bisa menjadi pionir dalam menjawab tantangan ini. Menurutnya, pondok pesantren tidak boleh berhenti hanya pada pengajaran agama, tetapi juga harus berkembang sebagai pusat riset pangan, energi terbarukan, dan teknologi terapan. “Beasiswa ke luar negeri jangan hanya dipakai untuk studi fikih. Anak-anak muda LDII juga harus belajar teknologi pangan, energi, dan sains. Arab Saudi saja sudah maju dalam teknologi pangan, mengapa kita tidak meniru?” ujarnya.

Dahnil menilai LDII memiliki posisi unik dalam lanskap ormas Islam. Jika Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama berperan meramu nilai keislaman ke dalam kebangsaan sejak sebelum kemerdekaan, LDII disebut sebagai organisasi yang mengoperasionalkan nilai-nilai itu di level praktik. “LDII ini sudah produk jadi. Tinggal bagaimana generasi mudanya mampu mengimplementasikan warisan itu dalam konteks tantangan kontemporer,” katanya.

Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji RI. Foto: LINES.

Menurut Dahnil, perjalanan panjang LDII menunjukkan bahwa organisasi ini mampu mensenyawakan nilai Islam dengan Pancasila, sekaligus menjadi produk jadi dalam pelaksanaan nilai-nilai kebangsaan. “Kalau ada ormas Islam yang otentik Indonesia, itu LDII. Ia lahir dari proses politik Indonesia,” kata Dahnil.

Ia mengakui bahwa perjalanan LDII tidak selalu mulus. Organisasi ini pernah mendapat stigma, bahkan tuduhan sesat. Namun, bagi Dahnil, generasi muda LDII kini justru memiliki peluang besar untuk membalik sejarah. “Kekuatan sejati LDII ada pada kemampuannya memadukan Islam dengan semangat kebangsaan secara konsisten. Ini warisan yang harus dihidupkan kembali,” ujarnya.

Dahnil juga menekankan bahwa Islam paling ideal justru tumbuh di Indonesia, termasuk di dalam tubuh LDII. Baginya, Islam di Indonesia berhasil bersenyawa dengan Pancasila tanpa menegasikan keberagaman. Ia mengibaratkan Pancasila seperti air dan minyak yang berbeda, tetapi berada dalam satu lingkaran yang saling menghormati. “Kunci Pancasila adalah dialog dan penghormatan. Itu modal pertahanan bangsa kita,” katanya.

Dalam forum itu, ia mengapresiasi LDII yang memberi ruang luas bagi generasi mudanya untuk mengekspresikan diri, terutama di media sosial. Baginya, langkah tersebut merupakan cara adaptif dalam menghadapi era digital sekaligus menyebarkan nilai Islam yang ramah dan nasionalis. “Saya senang LDII agresif memberi anak muda ruang berekspresi di sosmed. Ini cara cerdas agar dakwah Islam tetap relevan dengan zaman,” pungkas Dahnil.

Tags: Dahnil Anzar SimanjuntakKedaulatan BangsaLDIIPancasilaPolitikSekolah Virtual Kebangsaan

Related Posts

Ponpes Gadingmangu Hadiri Sarasehan Finansial LKS se-Jawa Timur
Nasional

Ponpes Gadingmangu Hadiri Sarasehan Finansial LKS se-Jawa Timur

by admin
March 17, 2026
0

Jombang (17/3). Pondok Pesantren Gadingmangu menghadiri sarasehan bertajuk "Kemandirian Finansial Organisasi dan Lembaga: Kunci Terwujudnya Kesejahteraan Sosial". Acara yang dihelat pada Senin...

Read more
PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu
Nasional

PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu

by admin
March 17, 2026
0

Jombang (17/3). Rombongan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama jajaran One Pesantren One Product (OPOP) Jember berkunjung ke Pondok Pesantren Gadingmangu, Jombang,...

Read more
LDII Kabupaten Bekasi Gandeng Pengusaha Santuni Ratusan Anak Yatim di Bulan Ramadan
Berita Daerah

LDII Kabupaten Bekasi Gandeng Pengusaha Santuni Ratusan Anak Yatim di Bulan Ramadan

by eko nuansa
March 12, 2026
0

Bekasi (1/3). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan santunan bagi ratusan anak yatim piatu di Masjid Roudhotul Jannah, Desa...

Read more
Ketua PCNU Kediri: Ramadan Momentum Melatih Kesabaran dalam Ketaatan
Berita Daerah

Ketua PCNU Kediri: Ramadan Momentum Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

by eko nuansa
March 12, 2026
0

Kediri (5/3). Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri menggelar acara Silaturrahim dan Buka Puasa Bersama yang diisi tausiyah oleh Ketua PCNU Kota...

Read more
Wali Kota Kediri Ajak Perkuat Kolaborasi dan Kepedulian Sosial pada Silaturahim Ramadan Ponpes Wali Barokah
Berita Daerah

Wali Kota Kediri Ajak Perkuat Kolaborasi dan Kepedulian Sosial pada Silaturahim Ramadan Ponpes Wali Barokah

by eko nuansa
March 12, 2026
0

Kediri (5/3). Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri acara Silaturahim dan Buka Puasa Bersama di Pondok Pesantren Wali Barokah, Kota Kediri, pada...

Read more
PAC LDII Gunung Putri Bagikan 2.000 Bingkisan kepada Masyarakat Menjelang Idul Fitri
Berita Daerah

PAC LDII Gunung Putri Bagikan 2.000 Bingkisan kepada Masyarakat Menjelang Idul Fitri

by eko nuansa
March 8, 2026
0

Gunung Putri (06/03) – Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Gunung Putri menggelar kegiatan sosial bertajuk “Pembagian Bingkisan kepada Masyarakat Menjelang Hari Raya...

Read more

Trending

MIftakhudin
Headline

Ilmu dan Doa sebagai Penjaga Diri di Tengah Ujian Zaman

4 hours ago
Andika Faza
Headline

Perkuat Ilmu Agama Melewati Tantangan Fitnah Akhir Zaman

4 hours ago
Bagus Ari Sunanto
Headline

Oase Hikmah: Bergegas Mencari Ampunan dan Surga Allah

4 hours ago
Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Ramadan, LDII Kabupaten Bandung Hadiri Bukber Polresta
Lintas Daerah

Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Ramadan, LDII Kabupaten Bandung Hadiri Bukber Polresta

2 days ago
Tiga Ormas Islam di Jombang Jalin Ukhuwah Islamiyah dengan Safari Ramadan
Lintas Daerah

Tiga Ormas Islam di Jombang Jalin Ukhuwah Islamiyah dengan Safari Ramadan

2 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

MIftakhudin

Ilmu dan Doa sebagai Penjaga Diri di Tengah Ujian Zaman

March 19, 2026
Andika Faza

Perkuat Ilmu Agama Melewati Tantangan Fitnah Akhir Zaman

March 19, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In