PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Headlines

Dahnil Anzar Bicarakan Ancaman Kedaulatan Bangsa dalam Sekolah Virtual Kebangsaan LDII

in Headlines, Nasional
389
0
Dahnil Anzar Bicarakan Ancaman Kedaulatan Bangsa dalam Sekolah Virtual Kebangsaan LDII

Pengamat Politik Bidang Pertahanan sekaligus Juru Bicara Presiden Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak saat menjadi pembicara di Sekolah Virtual Kebangsaan LDII. Foto: LINES.

551
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (23/8). Pemerhati Politik Pertahanan sekaligus Juru Bicara Presiden Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut Indonesia menghadapi dua titik ekstrim dalam menjaga kedaulatan. Pertama, menghadapi ide tidak penting adanya negara (agnostik negara). Kedua, radikalisasi agama yang menganggap segala hal yang terkait negara adalah berhala.

Dahnil yang juga menjabat Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH) RI, mengingatkan ancaman kedaulatan bangsa, tidak hanya dari ideologi, namun juga persoalan pangan, air, dan energi. Hal tersebut ditekankan Dahnil saat menjadi pembicara dalam Sekolah Virtual Kebangsaan (SVK), yang dihelat DPP LDII di Grand Ballroom Minhajurrosyidin, Jakarta, pada Sabtu (23/8/2025).

Lebih jauh, Dahnil memaparkan ancaman terhadap bangsa saat ini tidak hanya datang dari aspek militer, tetapi juga dari aspek non-militer. Tantangan ideologi, munculnya paham agnostik negara di kalangan anak muda, serta ancaman krisis pangan, energi, dan air bersih, disebut sebagai faktor krusial yang bisa melemahkan bangsa. “Pertahanan bukan cuma soal tank dan senjata. Kalau kita kalah di pangan, energi, dan teknologi, kita bisa kalah tanpa perang,” ujarnya.

Ia menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto pada masa lalu. Pada 2014, Prabowo sudah mengingatkan adanya ancaman non-militer di masa depan. Menurut Dahnil, konteks global saat ini menunjukkan kebenaran hal tersebut. Ia mengutip survei internasional, survei ekonomi dari The Economist pada 2018, yang memprediksi Amerika Serikat dan Eropa menjadi kawasan paling siap menghadapi krisis pangan 2035.

“AS belum menguras energi domestiknya, tapi sudah mengamankan cadangan lewat kendali di Timur Tengah. Sementara Eropa merevitalisasi pertaniannya. Mereka jauh lebih siap. Kalau kita tidak serius mengurus pangan dan air, kedaulatan kita akan goyah,” kata Dahnil.

Ia berharap pesantren-pesantren LDII bisa menjadi pionir dalam menjawab tantangan ini. Menurutnya, pondok pesantren tidak boleh berhenti hanya pada pengajaran agama, tetapi juga harus berkembang sebagai pusat riset pangan, energi terbarukan, dan teknologi terapan. “Beasiswa ke luar negeri jangan hanya dipakai untuk studi fikih. Anak-anak muda LDII juga harus belajar teknologi pangan, energi, dan sains. Arab Saudi saja sudah maju dalam teknologi pangan, mengapa kita tidak meniru?” ujarnya.

Dahnil menilai LDII memiliki posisi unik dalam lanskap ormas Islam. Jika Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama berperan meramu nilai keislaman ke dalam kebangsaan sejak sebelum kemerdekaan, LDII disebut sebagai organisasi yang mengoperasionalkan nilai-nilai itu di level praktik. “LDII ini sudah produk jadi. Tinggal bagaimana generasi mudanya mampu mengimplementasikan warisan itu dalam konteks tantangan kontemporer,” katanya.

Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji RI. Foto: LINES.

Menurut Dahnil, perjalanan panjang LDII menunjukkan bahwa organisasi ini mampu mensenyawakan nilai Islam dengan Pancasila, sekaligus menjadi produk jadi dalam pelaksanaan nilai-nilai kebangsaan. “Kalau ada ormas Islam yang otentik Indonesia, itu LDII. Ia lahir dari proses politik Indonesia,” kata Dahnil.

Ia mengakui bahwa perjalanan LDII tidak selalu mulus. Organisasi ini pernah mendapat stigma, bahkan tuduhan sesat. Namun, bagi Dahnil, generasi muda LDII kini justru memiliki peluang besar untuk membalik sejarah. “Kekuatan sejati LDII ada pada kemampuannya memadukan Islam dengan semangat kebangsaan secara konsisten. Ini warisan yang harus dihidupkan kembali,” ujarnya.

Dahnil juga menekankan bahwa Islam paling ideal justru tumbuh di Indonesia, termasuk di dalam tubuh LDII. Baginya, Islam di Indonesia berhasil bersenyawa dengan Pancasila tanpa menegasikan keberagaman. Ia mengibaratkan Pancasila seperti air dan minyak yang berbeda, tetapi berada dalam satu lingkaran yang saling menghormati. “Kunci Pancasila adalah dialog dan penghormatan. Itu modal pertahanan bangsa kita,” katanya.

Dalam forum itu, ia mengapresiasi LDII yang memberi ruang luas bagi generasi mudanya untuk mengekspresikan diri, terutama di media sosial. Baginya, langkah tersebut merupakan cara adaptif dalam menghadapi era digital sekaligus menyebarkan nilai Islam yang ramah dan nasionalis. “Saya senang LDII agresif memberi anak muda ruang berekspresi di sosmed. Ini cara cerdas agar dakwah Islam tetap relevan dengan zaman,” pungkas Dahnil.

Tags: Dahnil Anzar SimanjuntakKedaulatan BangsaLDIIPancasilaPolitikSekolah Virtual Kebangsaan

Related Posts

Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif
Berita Daerah

Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif

by eko nuansa
June 15, 2026
0

Jakarta (15/6). DPP LDII mengajak masyarakat dan pemerintah menerapkan prinsip muzhid mujhid sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi di tengah berbagai tantangan ekonomi...

Read more
LDII Kota Cimahi dan Satgas Sektor 21 Citarum Harum Bersinergi dalam Aksi Bersih-Bersih Sungai
Berita Kegiatan

Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, LDII Tekankan Kemandirian dan Gaya Hidup Hemat untuk Atasi Sampah

by eko nuansa
June 6, 2026
0

Jkarta (5/6) – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni, DPP LDII menegaskan pentingnya penerapan karakter mujhid muzhid dan...

Read more
Ketua Umum DPP LDII Tawarkan Solusi Kebangsaan Agar Nilai-Nilai Pancasila dapat Dibumikan
Nasional

Ketua Umum DPP LDII Tawarkan Solusi Kebangsaan Agar Nilai-Nilai Pancasila dapat Dibumikan

by admin
June 1, 2026
0

Jakarta (1/6). Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, menilai tantangan terbesar bangsa Indonesia saat ini tidak melemahnya rumusan ideologi negara. Persoalannya...

Read more
Menjaga Tunas Bangsa Melalui Pancasila: Refleksi Keteladanan Menuju Indonesia Emas 2045
Nasional

Menjaga Tunas Bangsa Melalui Pancasila: Refleksi Keteladanan Menuju Indonesia Emas 2045

by admin
June 1, 2026
0

Oleh: Thonang Effendi “Garuda Pancasila, akulah pendukungmu... Patriot Proklamasi, sedia berkorban untukmu.” Setiap 1 Juni, bait lagu karya Sudharnoto itu kembali menggema....

Read more
LDII Kampanyekan Kurban Ramah Lingkungan, Ida Royani dan Ben Kasyafani Turut Apresiasi
Berita Daerah

LDII Kampanyekan Kurban Ramah Lingkungan, Ida Royani dan Ben Kasyafani Turut Apresiasi

by eko nuansa
May 28, 2026
0

Jakarta (27/5). DPP LDII kembali menggalakkan pelaksanaan ibadah kurban yang higienis dan ramah lingkungan pada Idul Adha 1447 H. Ketua Umum DPP...

Read more
Kemenag Dukung Santri Ponpes Al Ubaidah Menjadi Insan Berakhlak Mulia
Nasional

Kemenag Dukung Santri Ponpes Al Ubaidah Menjadi Insan Berakhlak Mulia

by admin
May 27, 2026
0

Nganjuk (27/5). Kementerian Agama (Kemenag) Nganjuk mengajak santri untuk menjadi dai dan daiyah yang berakhlak mulia. Hal itu disampaikan Penyuluh Agama Kemenag...

Read more

Trending

LDII Jambi Kurbankan 855 Ekor Hewan Ternak untuk Masyarakat
Berita Daerah

LDII Jambi Kurbankan 855 Ekor Hewan Ternak untuk Masyarakat

5 hours ago
PC LDII Tanjung Raja Gelar Rakorcab Tingkatkan Kinerja Organisasi dan SDM
Berita Daerah

PC LDII Tanjung Raja Gelar Rakorcab Tingkatkan Kinerja Organisasi dan SDM

5 hours ago
Pelatihan Jurnalistik LDII Banten Ajarkan Desain sebagai Jembatan Informasi
Berita Daerah

Pelatihan Jurnalistik LDII Banten Ajarkan Desain sebagai Jembatan Informasi

5 hours ago
Ratusan Warga LDII Sungai Gelam Gelar Salat Iduladha, Khatib Ingatkan Pentingnya Empati Sosial
Berita Daerah

Ratusan Warga LDII Sungai Gelam Gelar Salat Iduladha, Khatib Ingatkan Pentingnya Empati Sosial

5 hours ago
Bentuk Karakter Muslimah Salehah, LDII Mimika Baru Gelar Pengajian Rutin Ibu-Ibu
Berita Daerah

Bentuk Karakter Muslimah Salehah, LDII Mimika Baru Gelar Pengajian Rutin Ibu-Ibu

5 hours ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

LDII Jambi Kurbankan 855 Ekor Hewan Ternak untuk Masyarakat

LDII Jambi Kurbankan 855 Ekor Hewan Ternak untuk Masyarakat

June 17, 2026
PC LDII Tanjung Raja Gelar Rakorcab Tingkatkan Kinerja Organisasi dan SDM

PC LDII Tanjung Raja Gelar Rakorcab Tingkatkan Kinerja Organisasi dan SDM

June 17, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In