Kediri (4/10). DPD LDII Kabupaten Kediri menggelar Festival Anak Saleh (FAS) untuk mengevaluasi kemampuan para santri melalui lima cabang perlombaan. Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 100-an santriwan dan santriwati tersebut berlangsung di Aula Baitul A’la, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.
Kegiatan festival tersebut dilaksanakan pada Minggu (20/9/2026) dan memperlombakan lima cabang, meliputi azan, qiraah, tahfizul Qur’an, pemilihan dai cilik (pildacil), dan cerdas cermat. Para peserta merupakan santriwan dan santriwati dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) binaan LDII di wilayah Kecamatan Purwoasri, Kunjang, dan Plemahan.
Ketua Panitia FAS, Abdul Ghofur menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memotivasi santri dalam meningkatkan pemahaman agama, akhlak, serta kemandirian.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan motivasi kepada santriwan dan santriwati untuk meningkatkan kemampuan, pemahaman agama, akhlakul karimah, dan kemandirian,” ungkap Abdul.
Ia menambahkan, festival yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali ini juga dilengkapi dengan stan bazzar yang dikelola oleh remaja sebagai wadah belajar kewirausahaan. Dari pelaksanaan periode kedua ini, terlihat peningkatan pada aspek kemandirian peserta maupun profesionalitas penyelenggaraan kegiatan.
Sementara itu, Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Kediri, KH. Sunarto menjelaskan bahwa festival tersebut menjadi ajang untuk mengevaluasi hasil pembinaan yang telah berjalan.
“Ini merupakan upaya untuk memberikan bimbingan kepada generasi penerus agar memiliki pemahaman agama yang kuat, berakhlakul karimah, dan mandiri,” tutur Sunarto.
Ia berharap kegiatan evaluasi ini dapat dilaksanakan secara berkala agar potensi dan kemampuan anak dapat terus dikembangkan secara terarah.














