PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Hari Lahir Pancasila, LDII Ajak Jadi Momentum Bangun Peradaban di Bidang Moral

in Berita Nasional
409
0
Hari Lahir Pancasila, LDII Ajak Jadi Momentum Bangun Peradaban di Bidang Moral

Pendidikan kebangsaan pada generasi muda harus terus diterapkan. Foto dokumentasi SMA Budi Utomo, Gadingmangu, Perak, Jombang

585
SHARES
2.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (1/6). Bangsa Indonesia setiap tanggal 1 Juni memperingati Hari Lahir Pancasila. Hal ini sesuai dengan Surat edaran Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) No. 4/ 2022 Tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2022. Tema tahun ini yang diangkat adalah “Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia”.

“Tema kali ini membawa kita merenungi ke arah mana peradaban dunia yang akan diwarnai bangsa Indonesia. Apakah peradaban itu hanya diukur berlandaskan kecanggihan teknologi atau akhlak bangsa,” ujar Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso.

KH.Chriswanto memaparkan, bangsa Indonesia untuk membangun peradaban dunia bukan hanya mengejar ketertinggalan teknologi, namun juga menjaga agar identitas bangsa yang berjiwa gotong-royong tidak pudar, “Inti dari Pancasila adalah gotong-royong, dan ini jadi karakter suku-suku bangsa di nusantara jauh sebelum Indonesia lahir,” paparnya.

Menurutnya, sejak era kolonialisme hingga saat ini, anak-anak bangsa seperti bimbang di simpang jalan, antara modernisasi dan westernisasi, “Peralatan modern diciptakan bahkan diimpor, sementara gaya hidup Barat atau westernisasi hadir menghegemoni pola pikir masyarakat, tanpa disadari hal itu menggerus nilai-nilai gotong-royong dan sifat sosial,” ujar KH Chriswanto Santoso.

Walhasil gaya hidup liberal yang mementingkan diri sendiri, membuat sebagian masyarakat tak peka lagi pada kondisi bangsa, “Contoh kasat mata, adalah adanya pejabat yang korupsi dana bantuan sosial bagi wabah atau bencana, ini membuat kita berduka bercampur geram,” imbuhnya.

Untuk itu, peringatan Hari Lahir Pancasila dengan tema “Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia”, juga harus dimaknasi membangun akhlak bangsa, “Dahulu kala ada penataran Pedoman Penghayatan Pengamalan Pancasila atau P4, meskipun bagi anak-anak muda saat itu membuat jenuh, tapi mereka mengetahui nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.

Nilai-nilai itu, harus kembali digalakkan di sekolah-sekolah bahkan untuk penerimaan mahasiswa baru, “Namun yang paling efektif harus disertai prilaku Pancasilais dari para penyelenggara pendidikan, dari bahkan sampai Satpam penjaga gerbang sekolah sekalipun,” harap KH Chriswanto.

Ketua Umum DPP LDII KH.Chriswanto Santoso ajak warga bangsa bangun pondasi religiusitas yang kuat, sebagaimana yang termaktub dalam sila pertama Pancasila. Foto: Istimewa

Sementara itu, Guru Besar Sejarah Universitas Diponegoro Singgih Tri Sulistiyono, menjelaskan memahami dan melaksanakan nilai-nilai Pancasila menjauhkan bangsa ini dari radikalisme agama hingga nasionalisme yang sempit.

Menurut Singgih yang juga Ketua DPP LDII, sila pertama dari Pancasila yang berbunyi ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’ merupakan pondasi dalam konstruksi keindonesiaan. Sehingga, meskipun Islam sebagai agama mayoritas, namun agama-agama lain dapat dijalankan dengan bebas.

Singgih menyitir Bung Karno, dengan mengungkapkan sila pertama Pancasila merupakan wujud memeluk agama yang dilandasi gotong-royong, “Di dalam gotong-royong terdapat sikap saling menghormati, menghargai, toleransi, semangat membantu, tanpa meninggalkan jati diri sebagai umat Islam atau pemeluk agama tertentu,” imbuhnya.

Jika sila Ketuhanan Yang Maha Esa dijadikan bingkai, atau wadah yang akan melahirkan agama tertentu sebagai pedoman hidup bangsa, akan menjadi bibit konflik yang berkepanjangan. Maka, menurutnya, yang patut menjadi bingkai konstruksi keindonesiaan dalam Pancasila adalah sila Persatuan Indonesia.

Ia menegaskan bahwa, bangsa Indonesia tanpa Pancasila akan rapuh. Pertama, Indonesia akan rapuh jika tidak punya pondasi religiusitas yang kuat, sebagaimana yang termaktub dalam sila pertama Pancasila. Kedua, bangsa Indonesia akan tercerai berai jika tidak ada bingkai yang jelas, seperti yang dirumuskan dalam sila ketiga, yang berbunyi ‘Persatuan Indonesia’.

Ketiga, bangsa Indonesia akan kehilangan arah, jika tidak mempunyai tujuan yang jelas, seperti yang dirumuskan di sila kelima, yang bunyinya ‘Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia’.

Selanjutnya, Indonesia tidak akan menjadi bangsa yang beradab, jika tidak memiliki nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan tidak memiliki kesadaran untuk menerapkan gotong-royong, jika tidak ada sila kedua yang berbunyi ‘Kemanusiaan yang adil dan beradab’, dan sila keempat yang berbunyi ‘Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan’. “Masing-masing sila dapat dibedakan, tetapi tidak dapat dipisah-pisahkan, dan saling melengkapi,” tegasnya. (kim/*)

Tags: Chriswanto SantosoHARI LAHIR PANCASILAkebangsaanLDIILembaga Dakwah Islam IndonesiaNasionalismePancasilaSinggih Tri

Related Posts

DPP LDII Dorong Masjid Jadi “Bank Air” Hadapi Kemarau Panjang
Berita Daerah

DPP LDII Dorong Masjid Jadi “Bank Air” Hadapi Kemarau Panjang

by eko nuansa
September 15, 2026
0

Jakarta (15/9). Menghadapi kemarau panjang yang berdampak pada ketersediaan air bersih, pertanian, dan meningkatnya risiko kebakaran, DPP LDII mendorong masyarakat memperkuat ketahanan...

Read more
Ponpes Wali Barokah Ikuti Family Walk Fun SYIAR 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat Bersama Keluarga
Berita Daerah

Ponpes Wali Barokah Ikuti Family Walk Fun SYIAR 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat Bersama Keluarga

by eko nuansa
September 12, 2026
0

Kediri (6/9). Guru Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah, M. Ardianto Nur Hasan P, turut ambil bagian dalam Family Walk Fun SYIAR 2026...

Read more
Ponpes Wali Barokah Dorong Penguatan Ekonomi Syariah di Mataraman
Artikel

Ponpes Wali Barokah Dorong Penguatan Ekonomi Syariah di Mataraman

by eko nuansa
September 12, 2026
0

Kediri (6/9). Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah turut ambil bagian dalam Semarak Ekonomi Syariah Wilayah Mataraman (SYIAR) 2026 yang berlangsung di Balai...

Read more
PC LDII Jumapolo Hadirkan Psikolog, Bahas Komunikasi Efektif Generasi Muda dan Orang Tua
Berita Daerah

PC LDII Jumapolo Hadirkan Psikolog, Bahas Komunikasi Efektif Generasi Muda dan Orang Tua

by Riska
September 3, 2026
0

Karanganyar (3/9). PC LDII Kecamatan Jumapolo menggelar kegiatan pelatihan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) bertema “Membangun Komunikasi Efektif antara Generus dan Orang Tua”....

Read more
Ketum LDII Ucapkan Selamat atas Kepengurusan Baru PBNU, Dorong Kolaborasi untuk Kemaslahatan Umat
Berita Daerah

Ketum LDII Ucapkan Selamat atas Kepengurusan Baru PBNU, Dorong Kolaborasi untuk Kemaslahatan Umat

by eko nuansa
September 2, 2026
0

Jakarta (1/9). Ketua Umum DPP LDII Dody Taufiq Wijaya menyampaikan ucapan selamat kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) atas terselenggaranya Muktamar ke-35...

Read more
LDII Berharap Muktamar ke-35 NU Rumuskan Solusi Persoalan Kebangsaan
Berita Daerah

LDII Berharap Muktamar ke-35 NU Rumuskan Solusi Persoalan Kebangsaan

by eko nuansa
August 28, 2026
0

Jakarta (27/8). Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, diharapkan menjadi momentum penting untuk merumuskan...

Read more

Trending

DPP LDII Dorong Masjid Jadi “Bank Air” Hadapi Kemarau Panjang
Berita Daerah

DPP LDII Dorong Masjid Jadi “Bank Air” Hadapi Kemarau Panjang

1 day ago
Libatkan Generasi Muda, LDII Nunukan Selatan Bergotong Royong dengan Warga
Berita Daerah

Libatkan Generasi Muda, LDII Nunukan Selatan Bergotong Royong dengan Warga

2 days ago
LDII Kebagusan Partisipasi dalam Liga Sepak Bola Desa
Berita Daerah

LDII Kebagusan Partisipasi dalam Liga Sepak Bola Desa

2 days ago
Bina Literasi Generasi Muda, LDII Ogan Ilir Gelar Pelatihan Jurnalistik
Berita Daerah

Warga LDII Karanganyar Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi Waduk Sempor

2 days ago
Bina Literasi Generasi Muda, LDII Ogan Ilir Gelar Pelatihan Jurnalistik
Berita Daerah

Bina Literasi Generasi Muda, LDII Ogan Ilir Gelar Pelatihan Jurnalistik

3 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

DPP LDII Dorong Masjid Jadi “Bank Air” Hadapi Kemarau Panjang

DPP LDII Dorong Masjid Jadi “Bank Air” Hadapi Kemarau Panjang

September 15, 2026
Libatkan Generasi Muda, LDII Nunukan Selatan Bergotong Royong dengan Warga

Libatkan Generasi Muda, LDII Nunukan Selatan Bergotong Royong dengan Warga

September 15, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In