PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Kejagung Tegaskan Negara Membebaskan Rakyatnya Beribadah

in Berita Nasional, Headlines
390
0
Kejagung Tegaskan Negara Membebaskan Rakyatnya Beribadah
570
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (11/4). Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel), Amir Yanto, menegaskan negara menjamin kepastian hukum bagi warganya dalam berserikat dan beribadah. Jaminan tersebut merupakan nilai-nilai kebangsaan yang terdapat dalam Undang-undang Dasar 1945, yang tertuang dalam pasal 28 maupun pasal 29.

Jamintel Amir Yanto menegaskan hal tersebut, saat menemui Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Senin (10/4), “Dengan peraturan itu, semua warga negara Indonesia mempunyai hak untuk beribadah, begitu juga LDII,” ujarnya.

Apalagi LDII, menurut Amir Yanto, terus bersilaturahim dengan berbagai pihak. Silaturahim tersebut menunjukkan LDII adalah organisasi yang sifatnya terbuka dan siap dikritisi, “Kejaksaan Agung menilai positif terhadap LDII, karena telah menerapkan nilai-nilai kebangsaan sebagai program prioritas dari delapan program kerja LDII. Ini bisa ditiru ormas lain,” tutur Amir Yanto menanggapi tudingan LDII eksklusif.

Pada kesempatan tersebut, KH Chriswanto Santoso memaparkan pandangan LDII mengenai Pancasila. Ia mengatakan, sila pertama Pancasila, harus menjadi pondasi sekaligus mewarnai empat sila yang lain, “Dengan sila pertama menjadi pondasi, maka Indonesia tidak akan menjadi negara agama. Negara yang plural dengan dominasi agama tertentu bisa melahirkan konflik berkepanjangan,” tuturnya.

Dengan memahami semangat dan jiwa yang tergali dari sejarah kelahiran Pancasila, maka LDII meyakini sila ketiga Persatuan Indonesia haruslah menjadi bingkai, “Jadi, apapun agama yang dipeluk, aktualisasi kemanusiaan yang dilakukan, bentuk demokrasi yang dijalankan, dan model keadilan yang diterapkan, harus tetap dalam bingkai persatuan Indonesia atau NKRI,” papar KH Chriswanto.

Menurutnya, jika sila pertama dijadian sebagai pondasi, sila ketiga sebagai bingkai, sila kelima sebagai tujuan. “Maka sila kedua dan keempat sebagai semangat dan cara untuk mencapai tujuan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.

Ia menerangkan, bangsa Indonesia tanpa Pancasila akan rapuh karena tidak punya pondasi yang kuat. Akan bercerai-berai karena tidak ada bingkai yang jelas. Akan kehilangan arah karena tidak punya tujuan yang jelas. “Akan menjadi tidak beradab, karena kehilangan semangat kemanusiaan dan kebersamaan,” jelas KH Chriswanto.

KH Chriswanto Santoso mengapresiasi Kejaksaan Agung, yang telah memfasilitasi warga LDII untuk literasi hukum dalam program Jaksa Masuk Pesantren, “Interaksi dan komunikasi antara Kejaksaan Negeri dengan pondok-pondok pesantren kami betul-betul luar biasa. Semoga sinergisitas ini bisa terus dijalin dalam sehingga tercipta persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI,” ujarnya.

Pemaparan KH Chriswanto tersebut diapresiasi Jamintel Amir Yanto. Ia mengatakan konsep berpancasila LDII dapat menjadi contoh ormas-ormas lainnya, terutama dalam memandang perbedaan harus tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa, “Keberagaman itu dipersilahkan, asal jangan membuat keragaman menjadi perbedaan. Kita memiliki NKRI yang harus ditopang dengan Empat Pilar Kebangsaan, sebagai warga negara Indonesia harus memahami hal itu,” tutur Amir Yanto yang sebelumnya menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan.

Sanggahan Isu-isu Negatif Terkait LDII
Sementara itu, terkait isu-isu negatif yang dituduhkan kepada LDII, Direktur Sosial Kemasyarakatan (B) Jamintel, Ricardo Sitinjak menyatakan, pihaknya telah melakukan pemetaan dan pendataan. Mulai dari LDII di Kediri yang menjadi pusat pendidikan para santri, kemudian ke Solo, Cilacap hingga Manado dan Ternate, “Kami belum menemukan bukti terkait isu negatif yang dikabarkan orang-orang,” tegasnya.

Ia menyoroti salah satu isu negatif yang kerap dihembuskan pihak-pihak yang tak bertanggung jawab, seperti masjid LDII dipel setelah dipakai jamaah lain, “Soal masjid dipel, kalau memang dibersihkan untuk kebersihan, itu merupakan sebagian dari iman. Mengapa harus dianggap esklusif,” ujarnya.

Ricardo Sitinjak menegaskan masjid adalah tempat beribadah, demikian pula masjid LDII, “Siapapun bisa beribadah di sana, ya boleh-boleh saja dan sah-sah saja. Yang penting bagaimana kita melakukan ibadah dengan baik dan benar,” tegas Ricardo.

Ricardo Sitinjak mempersilakan ormas-ormas Islam melaksanakan metodenya masing-masing dalam beribadah, termasuk LDII, “Yang penting tidak berbicara tentang penodaan agama. Kalaupun ada penodaan agama, bisa dikenakan pasal 156 KUHP, yang bisa diterapkan bersama ancaman pidana dari undang-undang lainnya,” pungkasnya.

Ricardo menambahkan, umat beragama di Indonesia bebas melaksanakan ibadah dan keyakinannya, karena mendapat jaminan dari negara. Namun ormas juga memiliki kewajiban, yakni mentaati peraturan pemerintah dan tidak merasa benar sendiri, kemudian menyalahkan pihak lain yang dianggap berbeda.

Tags: LDIILDII untuk BangsaLembaga Dakwah Islam IndonesiaNuansa Persada

Related Posts

Wali Kota Kediri Silaturahim ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah
Berita Daerah

Wali Kota Kediri Silaturahim ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah

by eko nuansa
April 7, 2026
0

Kediri (6/4) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Qowimuddin Thoha melanjutkan agenda silaturahim ke kalangan ulama dengan mengunjungi...

Read more
Dandim 0809 Kediri Kunjungi Ponpes Wali Barokah, Perkuat Kolaborasi Bela Negara
Berita Daerah

Dandim 0809 Kediri Kunjungi Ponpes Wali Barokah, Perkuat Kolaborasi Bela Negara

by eko nuansa
April 7, 2026
0

Kediri (6/4) – Komandan Kodim 0809 Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, melakukan kunjungan silaturahim ke Pondok Pesantren Wali Barokah, Kediri, Senin...

Read more
Jelang Munas X LDII, Fadli Zon Dorong Penguatan Kebudayaan
Berita Kegiatan

Jelang Munas X LDII, Fadli Zon Dorong Penguatan Kebudayaan

by eko nuansa
April 1, 2026
0

Jakarta (31/3). Menjelang Musyawarah Nasional (Munas) X, Dewan Pimpinan Pusat LDII melakukan audiensi dengan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Pertemuan tersebut membahas...

Read more
Ketum LDII: Jaga Kondusivitas, Dengarkan Aspirasi Rakyat
Berita Kegiatan

LDII Matangkan Persiapan Munas X, Dorong Penyerapan Aspirasi Lewat Silaturahim Idul Fitri

by eko nuansa
March 31, 2026
0

Jakarta (30/3) — Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) X yang dijadwalkan...

Read more
Santri Pilar Moral dan Kemajuan Bangsa, DPP LDII Dorong Pesantren Adaptif Hadapi Zaman
Berita Kegiatan

Ketua Umum DPP LDII: Ramadan Perkuat Karakter Umat dan Kepedulian Generasi Muda

by eko nuansa
March 27, 2026
0

Surabaya (26/3) — Ketua Umum DPP LDII, Chriswanto Santoso, menyampaikan bahwa pelaksanaan rangkaian kegiatan Ramadan warga LDII di seluruh Indonesia berlangsung lancar...

Read more
Salat Idul Fitri di Ponpes Wali Barokah Kediri, Perkuat Ukhuwah dan Dukung Visi MAPAN
Artikel

Salat Idul Fitri di Ponpes Wali Barokah Kediri, Perkuat Ukhuwah dan Dukung Visi MAPAN

by eko nuansa
March 22, 2026
0

KEDIRI – Ribuan jemaah memadati halaman Pondok Pesantren Wali Barokah untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, Sabtu (21/3). Ibadah...

Read more

Trending

Wali Kota Kediri Silaturahim ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah
Berita Daerah

Wali Kota Kediri Silaturahim ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah

2 days ago
Dandim 0809 Kediri Kunjungi Ponpes Wali Barokah, Perkuat Kolaborasi Bela Negara
Berita Daerah

Dandim 0809 Kediri Kunjungi Ponpes Wali Barokah, Perkuat Kolaborasi Bela Negara

2 days ago
Program SMA Dual Track: Solusi Jalan Tengah Antara Ingin Kuliah atau Bekerja
Opini

Program SMA Dual Track: Solusi Jalan Tengah Antara Ingin Kuliah atau Bekerja

5 days ago
LDII Bontang Jadikan Bulan Syawal Momentum Perkuat Sinergi dengan Tokoh dan Pemerintah
Lintas Daerah

LDII Bontang Jadikan Bulan Syawal Momentum Perkuat Sinergi dengan Tokoh dan Pemerintah

5 days ago
Dukung Pembangunan Daerah, LDII Bungo Silaturahim dengan Bupati dan Wakil Bupati
Lintas Daerah

Dukung Pembangunan Daerah, LDII Bungo Silaturahim dengan Bupati dan Wakil Bupati

5 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Wali Kota Kediri Silaturahim ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah

Wali Kota Kediri Silaturahim ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah

April 7, 2026
Dandim 0809 Kediri Kunjungi Ponpes Wali Barokah, Perkuat Kolaborasi Bela Negara

Dandim 0809 Kediri Kunjungi Ponpes Wali Barokah, Perkuat Kolaborasi Bela Negara

April 7, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In