Ogan Ilir (22/9). Ketua PC LDII Kecamatan Tanjung Raja, Nazirin, mengikuti Pelatihan Pemulasaraan Jenazah yang digelar Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Aula Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (2/9/2026).
Nazirin mengatakan pelatihan tersebut menambah pemahaman mengenai tata cara pemulasaraan jenazah yang dapat diterapkan dalam pelayanan kepada masyarakat. Ia juga berencana menindaklanjuti materi yang diperoleh di lingkungan LDII Tanjung Raja.
“Alhamdulillah, kami dari LDII Tanjung Raja bisa ikut serta. Ilmu ini sangat bermanfaat. Insyaallah ke depan kami akan menindaklanjutinya dengan membentuk tim pemulasaraan di tingkat PAC untuk membantu masyarakat,” katanya.
Pemateri dari BAZNAS Kabupaten Ogan Ilir, Ahmad Mauludin, menjelaskan tahapan pemulasaraan jenazah mulai dari memandikan, mengafani, menyalatkan hingga menguburkan sesuai tuntunan syariat.
Ia juga membahas prosedur, adab dalam memperlakukan jenazah, serta pentingnya menyiapkan sumber daya manusia yang memahami pemulasaraan di tingkat desa dan kecamatan.
“Pemulasaraan jenazah adalah fardu kifayah. Dengan ilmu yang benar, kita bisa memuliakan saudara kita yang wafat dan membantu meringankan beban keluarga,” ujar Ahmad.
Ahmad menyampaikan materi mewakili Kepala Bagian Kesra Kabupaten Ogan Ilir, Hendra Wijaya, yang berhalangan hadir. Dalam pelatihan tersebut, peserta juga mendapat penjelasan mengenai pembentukan tim yang dapat membantu proses pemulasaraan jenazah di lingkungan masyarakat.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 peserta dari unsur tokoh agama, perangkat desa dan kelurahan, lembaga keagamaan, serta organisasi kemasyarakatan se-Kecamatan Tanjung Raja.
Melalui pelatihan itu, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir mendorong tersedianya warga yang memahami tata cara pemulasaraan jenazah dan dapat membantu masyarakat ketika dibutuhkan.














