Rembang (22/5). Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata STAI Al Hidayat Lasem memberikan penilaian positif terhadap kehidupan sosial dan aktivitas keagamaan warga LDII di PAC LDII Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang. Penilaian tersebut muncul setelah mahasiswa menjalani program pengabdian masyarakat selama beberapa pekan di lingkungan Desa Dasun dan berinteraksi langsung dengan warga setempat.
STAI Al Hidayat Lasem merupakan perguruan tinggi keagamaan Islam yang berada di bawah naungan Yayasan Al Hidayat Lasem. Selama pelaksanaan KKN, para mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari pembelajaran TPQ, pengajian, hingga aktivitas sosial kemasyarakatan. Salah satu mahasiswa KKN, Ahmad Romadhon, mengaku memperoleh pengalaman berbeda setelah melihat langsung kehidupan warga LDII di lapangan.
Menurut Ahmad, sejumlah anggapan negatif yang selama ini beredar tidak sesuai dengan kondisi yang ia temui selama menjalankan pengabdian di Desa Dasun. Ia menilai warga LDII terbuka terhadap masyarakat dan aktif membangun hubungan sosial dengan lingkungan sekitar.
“Masjid LDII terbuka untuk masyarakat umum. Saya melihat langsung masyarakat bisa ikut beribadah bersama tanpa ada perlakuan khusus seperti isu yang sering beredar,” ujar Ahmad.
Ia juga mengaku terkesan dengan keteraturan pelaksanaan ibadah di lingkungan LDII, terutama saat salat berjamaah. Menurutnya, kerapian saf dan kekompakan makmum mencerminkan kedisiplinan dalam beribadah.
Selain itu, Ahmad melihat kehidupan sosial warga LDII berjalan harmonis dengan masyarakat sekitar melalui berbagai kegiatan gotong royong dan aktivitas sosial lainnya, “Warga LDII aktif berbaur dengan masyarakat. Mereka ikut kegiatan lingkungan dan memiliki kepedulian sosial yang baik,” katanya.
Ahmad menambahkan aktivitas pengajian di lingkungan LDII berlangsung cukup aktif dan terjadwal secara rutin. Materi pembinaan meliputi pembelajaran Al Quran, hadist, hingga pembinaan generasi muda secara bertahap mulai usia dini hingga dewasa. Selama menjalani KKN, mahasiswa STAI Al Hidayat Lasem juga ikut membantu proses pembelajaran di TPQ Al Huda binaan PAC LDII Dasun.
“Pembinaan generasi mudanya berjalan terstruktur. Anak-anak hingga remaja dibina secara rutin dan memiliki kegiatan yang jelas,” ujarnya.
Ketua PAC LDII Dasun, Andhie Amir Assiddiqi, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa KKN dalam berbagai kegiatan pembinaan masyarakat. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberi manfaat dalam mendukung proses belajar mengajar di TPQ maupun kegiatan sosial lainnya.
“Selama menjalani KKN, mahasiswa ikut membantu pembelajaran dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kami merasa terbantu dengan kontribusi yang diberikan,” kata Andhie. Ia berharap kerja sama antara PAC LDII Dasun dan STAI Al Hidayat Lasem dapat terus terjalin melalui program pembinaan masyarakat dan pendidikan keagamaan.
Ketua DPD LDII Kabupaten Rembang, Mohammad Arief Kamaludin, menilai kegiatan KKN menjadi sarana penting untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan masyarakat. Menurutnya, interaksi langsung di lapangan dapat membuka ruang dialog sekaligus mempererat kebersamaan antarelemen masyarakat.
“Kami berharap masyarakat dapat melihat langsung kehidupan warga LDII melalui interaksi sehari-hari. Dengan komunikasi yang baik, berbagai kesalahpahaman bisa diluruskan melalui pengalaman dan fakta di lapangan,” ujar Arief.
Ia juga menambahkan pembinaan generasi muda dan kegiatan sosial akan terus diperkuat agar memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat di Kabupaten Rembang.
“LDII Rembang akan terus mendorong warganya aktif membangun hubungan sosial yang harmonis dan terbuka dengan lingkungan sekitar,” tutupnya.














