Bengkulu Utara (9/9). LDII Kabupaten Bengkulu Utara menggelar Silaturahim dan Keakraban Usia Mandiri (SERASI) di Masjid Hayyun Mubarok, Desa Giri Kencana, Kecamatan Ketahun, Begkulu, Jumat (29/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 170 pemuda dan pemudi dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Bengkulu Utara sebagai bagian dari pembinaan generasi muda menuju usia mandiri.
Ketua DPD LDII Kabupaten Bengkulu Utara, Supomo, mengatakan acara itu menjadi sarana pembinaan sekaligus mempererat silaturahim antarpemuda. Menurutnya, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membekali generasi muda dalam menghadapi kehidupan berumah tangga sesuai tuntunan agama.
“Pertemuan seperti ini menjadi upaya kami dalam meningkatkan keakraban sekaligus membantu generasi muda untuk menemukan pasangan hidup yang sesuai dengan nilai-nilai agama. Kami juga mengapresiasi seluruh peserta yang tetap semangat mengikuti kegiatan hingga selesai,” ujar Supomo.
Kegiatan diawali dengan pengajian, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai upaya menyikapi berbagai tantangan saat memasuki usia mandiri. Peserta juga mengikuti mini games, olahraga sepak bola, dan permainan kelompok untuk membangun kekompakan.
Wanhat LDII Bengkulu Utara, Sudarno, mengingatkan bahwa memasuki usia mandiri terdapat berbagai tanggung jawab yang perlu dipersiapkan, termasuk persoalan ekonomi dan kehidupan keluarga. Karena itu, generasi muda perlu memiliki kesiapan mental dan pasangan yang dapat saling mendukung.
“Di usia mandiri akan banyak ujian, terutama dalam persoalan ekonomi. Karena itu, pemuda usia mandiri harus memiliki bekal mental yang kuat, lahir dan batin, serta memiliki pendamping yang saling mendukung dalam setiap langkah kehidupan,” pesannya.
Ketua panitia, Ciswanto, mengatakan SERASI tidak sekadar menjadi ajang pertemuan, tetapi juga memberikan pemahaman tentang pentingnya mempersiapkan kehidupan pernikahan.
“Kami menekankan agar para peserta memahami bahwa dalam pernikahan bukan sekadar mencari teman hidup, tetapi terdapat manfaat yang luar biasa. Seperti sabda Nabi, menikah merupakan penyempurna separuh agama,” tegas Ciswanto.














