Bekasi (1/3). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan santunan bagi ratusan anak yatim piatu di Masjid Roudhotul Jannah, Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karang Bahagia, pada Minggu (1/3). Kegiatan tersebut menghadirkan suasana haru sekaligus kebahagiaan bagi para penerima santunan yang hadir.
Acara yang mengusung tema “Indahnya Silaturahim dan Nikmatnya Berbagi untuk Meraih Derajat Pahala di Bulan Ramadan yang Penuh Berkah” itu diikuti ratusan anak yatim serta sejumlah tamu undangan. Turut hadir perwakilan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bekasi, pengurus PCNU, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Bekasi, H. Sarjimin, menyampaikan bahwa kegiatan santunan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan para pengusaha yang memiliki kepedulian sosial tinggi.
“Alhamdulillah dengan dukungan para pengusaha yang dermawan, meskipun kondisi ekonomi tahun ini tidak mudah, mereka tetap berkomitmen untuk peduli terhadap anak-anak yatim. Para pengusaha tersebut menyalurkan CSR-nya untuk kegiatan santunan pada sore hari ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara LDII Kabupaten Bekasi dengan Yayasan Baitul Atiq dan PT Media Telekomunikasi Mandi, serta mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Baznas Kabupaten Bekasi. Menurutnya, kegiatan santunan anak yatim ini rutin dilaksanakan setiap Ramadan.
“Pada tahun ini terdapat 243 anak yatim piatu yang menerima santunan. Mereka berasal dari wilayah sekitar, khususnya Desa Karang Rahayu,” jelas Sarjimin.
Sarjimin juga mendorong seluruh jajaran LDII di tingkat kecamatan (Pimpinan Cabang/PC) dan tingkat desa atau kelurahan (Pimpinan Anak Cabang/PAC) untuk mengadakan kegiatan serupa di wilayah masing-masing. Ia menyebut santunan anak yatim juga akan digelar di sejumlah PC LDII lainnya seperti Cikarang Selatan, Cibarusah, Serang Baru, Tarumajaya, Cibitung, dan Setu.
Pada kesempatan tersebut, Sarjimin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Kita harus terus maju bersama, melakukan introspeksi diri untuk kemajuan, dan senantiasa memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bekasi,” tambahnya.
Ketua FKUB Kabupaten Bekasi, KH. Mubarok, turut mengapresiasi kegiatan yang digagas LDII tersebut. Menurutnya, kegiatan santunan anak yatim merupakan bagian dari syiar sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Syiar itu penting karena dapat menambah semangat. Anak-anak yatim ini perlu kita bina dan bimbing. Mereka membutuhkan perhatian dan uluran tangan. Saya menyambut baik kegiatan yang diadakan LDII ini,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang diwakili Kasubag Bina Mental Spiritual pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bekasi, H. Carlim, berharap kegiatan serupa dapat diikuti oleh berbagai pihak lainnya.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan dapat menginspirasi berbagai stakeholder untuk melakukan hal serupa. Kegiatan seperti ini sangat menyentuh masyarakat, khususnya anak-anak yatim piatu,” pungkasnya.














