Kota Jambi (25/9). DPD LDII Kota Jambi bekerja sama dengan RS Siloam Jambi menggelar edukasi kesehatan bertema “Nyeri Dada (Chest Pain)” di Masjid Tawakkal, Kota Jambi, Provinsi Jambi, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh kaum ibu LDII se-Kota Jambi secara hybrid.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RS Siloam Jambi, dr. Verry Gunawan Sohan, SpJP(K), M.Kes., FIHA, mengatakan nyeri dada perlu diperhatikan karena penyebabnya beragam, mulai dari gangguan otot dan asam lambung hingga penyakit jantung.
“Sakit dada seperti ditusuk dapat muncul secara tiba-tiba. Penyebabnya beragam, mulai dari otot yang tegang, cedera, naiknya asam lambung, gangguan kecemasan, hingga penyakit jantung. Karena itu, penting mengenali gejalanya dan segera memeriksakan diri apabila keluhan tidak membaik atau disertai gejala lain,” ujar Verry.
Ia menjelaskan, nyeri dada dapat berupa rasa sakit, tertekan, atau tidak nyaman di area dada dan pada kondisi tertentu dapat menjalar ke lengan, leher, rahang, maupun punggung.
“Kami kira, masyarakat perlu memahami lebih dalam, akan gejala yang perlu diwaspadai serta tidak menunda pemeriksaan ke fasilitas kesehatan apabila nyeri dada menetap atau disertai keluhan lain,” tambahnya
Ketua DPD LDII Kota Jambi, Sukarno, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menambah pemahaman warga mengenai pencegahan dan penanganan awal terhadap gangguan kesehatan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini warga semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan penyakit sejak dini. Dengan tubuh yang sehat, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dan beribadah dengan baik,” ujar Sukarno.
Selain peserta yang hadir langsung di Masjid Tawakkal, kegiatan juga diikuti warga LDII dari sejumlah daerah di Provinsi Jambi melalui studio masing-masing secara daring.
Melalui kerja sama tersebut, DPD LDII Kota Jambi dan RS Siloam Jambi berupaya menambah wawasan masyarakat mengenai kesehatan, khususnya dalam mengenali gejala nyeri dada dan pentingnya pemeriksaan medis sejak dini.















