Manokwari (8/8). DPD LDII Kabupaten Manokwari mengajak para orang tua mengarahkan putra-putrinya menempuh pendidikan di sekolah berbasis pondok pesantren. Ajakan tersebut disampaikan oleh Ust. Salman Zain Ihza Kamilan melalui pengajian yang digelar di Manokwari, Selasa (7/7).
Ia mengajak warga berlomba-lomba dalam kebaikan, di antaranya dengan memperbanyak infak serta memiliki kepedulian terhadap sesama sebagaimana kandungan Surat Ali Imran ayat 133–134. “Ayat itu mengajarkan umat Islam untuk bersegera meraih ampunan Allah SWT, gemar berinfak baik dalam keadaan lapang maupun sempit, mampu menahan amarah, serta memaafkan kesalahan orang lain sebagai bagian dari karakter orang-orang bertakwa,” jelasnya
Ketua Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Manokwari H. Abdul Azis, mengajak para orang tua memanfaatkan momentum penerimaan peserta didik baru dengan memilih lembaga pendidikan yang mampu mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum.
“Saat memilih sekolah, jangan hanya mempertimbangkan aspek akademik. Bekal ilmu agama juga sangat penting agar anak-anak memiliki akhlak yang baik, memahami syariat Islam, sekaligus siap menghadapi tantangan kehidupan,” ujarnya.
Menurut Abdul Azis, DPP LDII telah mengembangkan sistem pendidikan berbasis pondok pesantren, seperti Pondok Pesantren Pelajar Mahasiswa (PPPM), Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM), maupun pondok pesantren di bawah naungan LDII.
“Kami berharap lahir generasi yang menjadi sarjana sekaligus mubaligh atau mubaligh yang juga sarjana. Inilah arah pembinaan generasi LDII melalui Tri Sukses Generus, yakni alim, faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri,” katanya.
Ia menambahkan, pembinaan sejak usia sekolah menjadi investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi profesional religius yang mampu berkontribusi bagi agama, bangsa, dan negara. Melalui pendidikan berbasis pesantren, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berakhlak mulia, serta memiliki pemahaman agama yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat.














