Manokwari (26/7). LDII Papua Barat menghadiri pembukaan Pesparawi Nasional XIV Papua Barat 2026 di RTP Borarsi, Manokwari, pada Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut dibuka Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan dihadiri sejumlah menteri, gubernur, bupati, wali kota, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Gibran menegaskan komitmen pemerintah dalam pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua. Ia menyebut Papua menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional melalui berbagai program pemerintah. “Pembangunan sudah tidak lagi Jawa sentris, tapi Indonesia sentris,” ujar Gibran.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan membutuhkan suasana yang aman dan damai. Menurutnya, tema Pesparawi yang mengangkat perdamaian dan persaudaraan di Tanah Papua sejalan dengan kebutuhan menjaga kondusivitas daerah. “Dalam melakukan pembangunan dibutuhkan situasi yang kondusif dan damai,” kata Gibran.
Ketua DPD LDII Manokwari, H. Soleman Paputungan, mengatakan Pesparawi Nasional XIV bukan hanya ajang perlombaan seni suara gerejawi. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, dan merawat kebinekaan bangsa.
“Indonesia dibangun atas perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa. Dengan kemajemukan itu, menjadi tugas kita bersama untuk merawat persatuan dan kesatuan agar Indonesia tetap kuat, solid, dan utuh,” ujar Soleman.
Ia menambahkan, kehadiran LDII dalam pembukaan Pesparawi menjadi bentuk dukungan terhadap kerukunan dan toleransi di Papua Barat. Menurutnya, keberagaman harus terus dijaga melalui sikap saling menghormati dan kerja sama antarumat beragama.
Dalam defile peserta, turut tampil grup hadrah dari umat muslim Fakfak yang berada di Manokwari. Soleman menilai keterlibatan tersebut menjadi contoh nyata toleransi yang selama ini telah terjalin baik di Papua Barat.
“Keikutsertaan grup hadrah dalam pembukaan Pesparawi menunjukkan bahwa kerukunan di Manokwari bukan hanya slogan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” katanya.
Meski hujan sempat turun deras sebelum pembukaan, acara tetap berjalan sesuai rencana setelah cuaca membaik. Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan defile peserta dari berbagai daerah.
Melalui kehadiran tersebut, LDII Manokwari menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan yang memperkuat persatuan, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama. LDII berharap Pesparawi Nasional XIV dapat memberi kesan baik bagi peserta serta memperkokoh Manokwari sebagai daerah yang aman, rukun, dan damai.














