Klaten (7/1). PC LDII Ngawen bekerja sama dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Ngawen, menggelar acara santunan untuk anak yatim dan dhuafa. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Fatah, Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada Minggu (4/1/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh warga LDII Ngawen dan juga jajaran Muspika. Acara tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian sesama, sekaligus berbagi kebahagiaan untuk mewujudkan ukhuwah Islamiyah.
“Dalam kegiatan ini kami bersama jajaran Muspika Ngawen, membagikan bingkisan mepada 31 warga dhuafa dan dua anak yatim,” tutur Ketua PC LDII Ngawen, Edi Mustofa. Ia menambahkan kegiatan ini sekaligus untuk memperkuat silaturahim, agar warga bisa mengenal lebih dekat dengan pejabat pemerintahan setempat.
Edi Mustofa pada kesempatan tersebut memaparkan hadil dari “8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa”, “Klaster kebangsaan, menargetkan penguatan nilai-nilai Pancasila di kalangan warga LDII. Dakwah bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga LDII agar memiliki akhlak yang luhur dan memiliki kepahaman agama yang kuat sekaligus mandiri. Serta menghasilkan para juru dakwah,” papar Edi.
Sementara di bidang pendidikan, LDII terus mendirikan dan meningkatkan kualitas sekolah, agar menghasilkan insan berkarakter luhur, alim-faqih, dan mandiri. Di bidang ketahanan pangan dan lingkungan, LDII mendukung pemerintah agar swasembada pangan dan mengembangkan tanaman sorgum, “LDII juga telah menanam 4 juta pohon dalam program LDII Go Green,” imbuhnya.
Di bidang ekonomi syariah, LDII membangun ekosistem syariah bekerja sama dengan perbankan syariah dan mendirikan Usaha Bersama, semacam koperasi di majelis-majelis taklim. Sementara untuk program kesehatan, LDII mendukung kesehatan herbal dan bekerja sama dengan pemerintah untuk mengadakan cek kesehatan gratis (CKG).
LDII juga mendukung warganya untuk memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mempermudah pekerjaan, “LDII juga terus mengampanyekan GIS atau Gerakan Internet Sehat, salah satunya adalah bijak bermedia sosial,” tegasnya. Untuk energi baru terbarukan, DPP LDII terus mendorong pemanfaatan energi surya dan energi alternatif lainnya.
Sementara itu, Camat Ngawen, Poniran, dalam sambutannya mengatakan, sebagai umat Islam selain mendekatkan diri kepada Allah SWT, juga harus membangun kedekatan sesama manusia, “Ibada bersifat hablum minalloh harus selaras dengan ibadah hablum minannas. Sedekah kepada yang membutuhkan menjadi saat yang tepat untuk meningkatkan kerukunan dan kepedulian kepada sesama,” paparnya.
Menurutnya, Kecamatan Ngawen setiap bulan juga melaksanakan kegiatan serupa memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Ia berpesan agar umat beragama di Ngawen bisa menerapkan Tri Kerukunan Umat Beragama, yakni: Saling menjaga agar tercipta kerukunan dan toleransi beragama; menjaga perdamaian antar umat beragama jangan sampai terjadi perselisihan mengandung SARA; menjaga hubungan dengan pemerintah dengan baik
Ia berpesan agar masyarakat berperan aktif untuk membangun kondisi bermasyarakat yang rukun, kompak bersatu, menuju Klaten yang sejahtera. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Polsek Ngawen, Iptu Sumadi meminta warga untuk meningkatkan keamanan lingkungan, “Bagi generasi muda, agar menjaga pergaulan supaya tidak terpengaruh hal negatif dalam bergaul,” tuturnya.
Ia meminta, warga mengutamakan salat karena merupakan tiangnya agama, bersedekah kepada sesama dan yang tidak kalah penting, selalu meminta doa kepada orangtua terutama ibu, “Warga juga harus meningkatkan kerukunan beragama, dengan meningkatkan toleransi beragama serta menguatkan iman dan takwa,” pungkasnya.














