Manokwari (1/9). LDII Papua Barat mengikuti Webinar Wawasan Kebangsaan Cinta Alam Indonesia (CAI) yang digelar LDII Papua di sekretariat LDII Papua Barat, Jalan Gunung Salju, Manokwari, Jumat (21/8/2026). Webinar tersebut diikuti warga LDII se-Papua Raya dan menjadi bagian dari rangkaian Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia (Permata CAI) ke-47.
Webinar itu menghadirkan Letkol Arm. Mustafa Lara, dari Korem 172/PWY Papua dan Zainal Abidin Salampessy, dari Kejaksaan Tinggi Papua sebagai narasumber. Kegiatan dimoderatori Ketua LDII Papua, H. Sudarmo
Letkol Arm. Mustafa Lara mengatakan Indonesia merupakan rumah bersama yang terdiri atas ribuan pulau dengan keragaman suku, budaya, bahasa, agama, dan kondisi geografis. Menurutnya, wawasan kebangsaan diperlukan untuk menempatkan keberagaman dalam kerangka persatuan dan kepentingan nasional.
“Indonesia adalah rumah besar kita. Karena itu, keberagaman yang ada perlu ditempatkan sebagai bagian dari identitas bangsa dengan tetap mengutamakan persatuan dan kepentingan bersama,” ujarnya.
Ia menjelaskan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila sebagai nilai dasar, UUD 1945 sebagai aturan dasar, NKRI sebagai rumah bersama, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai cara hidup dalam keberagaman.
Mustafa juga menekankan bahwa nasionalisme perlu diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, antara lain dengan menaati hukum, menjaga lingkungan, menghormati perbedaan, menjaga kerukunan, belajar dan bekerja keras, menolak korupsi serta kekerasan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam konteks Papua, ia mengingatkan bahwa Papua merupakan bagian penting dari Indonesia sehingga pembangunan di Papua juga menjadi bagian dari pembangunan nasional.
Narasumber berikutnya, Zainal Abidin Salampessy, mengatakan keberagaman masyarakat Indonesia perlu disertai dengan kesadaran untuk hidup bersama dalam persatuan dan menaati hukum. Ia mengutip QS Al-Hujurat ayat 13 tentang manusia yang diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal.
“Perbedaan bukan alasan untuk terpecah. Kita hidup dalam satu negara sehingga membutuhkan persatuan, ketaatan terhadap hukum, dan kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.
Zainal juga mengingatkan pentingnya toleransi terhadap pemeluk agama lain. Menurutnya, sikap saling menghormati menjadi bagian dari upaya menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Pada kesempatan itu Ketua LDII Papua Barat, H. Suroto, mengatakan materi tersebut relevan bagi peserta CAI dan warga LDII secara umum. “Webinar ini menjadi pengingat bahwa menjaga keutuhan NKRI merupakan tanggung jawab bersama. Indonesia adalah rumah besar dengan berbagai perbedaan sehingga persatuan perlu terus dijaga agar bangsa ini tidak terpecah,” ujarnya.
Melalui webinar tersebut, LDII Papua Barat berupaya memperkuat wawasan kebangsaan generasi muda sekaligus menanamkan nilai persatuan, ketaatan hukum, toleransi, kepedulian lingkungan, dan tanggung jawab sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara.














