Jambi (5/9). Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Payo Selincah menggelar Family Gathering di Kelurahan Payo Selincah, Kota Jambi, Minggu (23/8/2026). Kegiatan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diisi dengan kegiatan kebersamaan sekaligus pembinaan generasi penerus (generus).
Ketua DPD LDII Kota Jambi, Sukarno, mengatakan peringatan kemerdekaan dapat menjadi sarana memperkuat persatuan, gotong royong, dan pembinaan generasi muda.
“Keterlibatan keluarga dalam kegiatan bersama juga mendukung proses pembentukan karakter generus. Momentum HUT Kemerdekaan RI harus dimanfaatkan untuk memperkuat rasa persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air. Melalui kegiatan Family Gathering ini, kami ingin menanamkan 29 Karakter Luhur kepada generasi penerus agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, mandiri, dan memiliki semangat berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya.
Sukarno menambahkan, tema pembinaan “Kerja Bersama, Bhakti untuk Negeri” sejalan dengan upaya LDII membentuk generasi yang memiliki karakter, kemampuan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Ia juga menilai keluarga memiliki peran penting sebagai lingkungan pendidikan pertama bagi anak.
Kegiatan tersebut diikuti pengurus dan warga LDII dari berbagai kelompok usia. Rangkaian acara meliputi permainan edukatif, kegiatan kebersamaan, dan pembinaan karakter.
Salah seorang peserta, Cecep, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan berkumpul bersama keluarga sekaligus mengikuti pembinaan.
“Acara ini sangat menyenangkan karena kami bisa berkumpul bersama, bermain, sekaligus mendapatkan pembinaan. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena dapat mempererat persaudaraan dan menambah semangat untuk menjadi generasi yang lebih baik,” katanya.
Melalui Family Gathering, LDII PAC Payo Selincah mendorong pembinaan generus melalui kegiatan keluarga dan kebersamaan. Nilai-nilai 29 Karakter Luhur diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga generus tumbuh menjadi pribadi yang profesional religius, mandiri, dan bertanggung jawab.














