Rejang Lebong (9/9). Pondok Pesantren Al-Fathu dan DPD LDII Kabupaten Rejang Lebong mengadakan kegiatan Asrama Cinta Alam Indonesia (CAI). Kegiatan yang diikuti santriwan, santriwati, dan pengurus Pondok Pesantren Al-Fathu sebagai bagian dari pembinaan generasi muda melalui aktivitas di alam terbuka. Kegiatan berlangsung di kawasan wisata Danau Suro, Rejang Lebong, Bengkulu, Senin (24/8/2026).
Kegiatan dibuka oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fathu, Mayor CPL Sugiyono. Ia mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada aktivitas di alam terbuka, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan karakter dan penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan seperti ini menjadi sarana untuk membentuk pribadi yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, memiliki kepedulian terhadap lingkungan, serta semakin kuat dalam menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan seperti ini, Pondok Pesantren Al-Fathu berupaya meningkatkan pembinaan santri melalui aspek keagamaan, pendidikan, sosial, dan pembentukan karakter.,” lanjutnya.
Sementara itu dalam penutupan, Ketua DPD LDII Kabupaten Rejang Lebong, H. Antoni, mengatakan Asrama CAI memberikan pengalaman bagi para santri untuk belajar hidup mandiri sekaligus membangun kedisiplinan, kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Alhamdulillah, kegiatan Asrama Cinta Alam Indonesia Pondok Pesantren Al-Fathu telah terlaksana dengan baik dan lancar. Semoga seluruh pengalaman, pembelajaran, dan kebersamaan yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bekal berharga bagi para santri,” ujar Antoni.
Antoni juga mengapresiasi para pengurus dan pembina yang mendampingi santri selama kegiatan. Ia berpesan agar para santri terus menjaga semangat belajar, memperkuat ibadah, dan membiasakan diri melakukan kegiatan yang bermanfaat.
“Teruslah belajar, berbuat baik, menjaga kerukunan, dan menjadi generasi penerus yang profesional, religius, berkarakter luhur, serta bermanfaat bagi masyarakat. Nilai-nilai yang diperoleh selama Asrama CAI diharapkan tetap diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.














