Wonogiri (15/1). DPD LDII Wonogiri menghelat pelantikan dan pengukuhan pengurus masa bakti 2025-2030. Acara berlangsung di Gedung Giri Wahana Wonogiri, dihadiri Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, jajaran DPW LDII Jawa Tengah, Forkopimda Wonogiri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan lintas sektor, Selasa (23/12).
Bupati Setyo menyampaikan apresiasi atas peran LDII dalam membina umat sekaligus menjaga kerukunan sosial di daerah. “Komitmen LDII selaras dengan program pemerintah daerah, khususnya di bidang lingkungan dan ketahanan pangan,” ujarnya.
Setyo mengungkapkan, Pemkab Wonogiri bersama Forkopimda tengah mendorong berbagai program strategis. Mulai dari penghijauan melalui penanaman pohon hingga pembangunan sumur resapan untuk memperkuat daya dukung lingkungan.
“Kami menginisiasi program penanaman pohon beringin sebagai bagian dari upaya konservasi air, sekaligus pembangunan sumur resapan bekerja sama dengan berbagai pihak,” ungkapnya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, organisasi keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat menjadi modal sosial penting untuk menjaga Wonogiri tetap aman, tenteram, dan nyaman. Ia optimistis, dengan kebersamaan lintas organisasi seperti NU, Muhammadiyah, MTA, LDII, dan elemen lainnya, Wonogiri akan mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan secara lebih solid.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Tengah, Prof. Singgih Tri Sulistiyono, menekankan pentingnya hubungan harmonis antara organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah. Ia mengapresiasi laporan kinerja kepengurusan LDII Wonogiri yang dinilai mampu membangun kerja sama solid dengan Pemkab Wonogiri selama periode sebelumnya.
“Relasi antara negara dan masyarakat sipil tidak seharusnya berada dalam posisi saling berhadapan. Negara adalah milik bersama, sehingga kolaborasi antara pemerintah dan warga, termasuk organisasi keagamaan, merupakan prasyarat untuk mencapai tujuan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.
Ia juga menyoroti tantangan global seperti perubahan iklim, krisis energi, krisis air, hingga dampak perkembangan teknologi digital yang tidak bisa dihadapi secara sektarian. “Persoalan global tidak memilih latar belakang. Ketika bencana terjadi, semua terdampak. Karena itu, persatuan dan kerja sama lintas kelompok menjadi kebutuhan mutlak,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua DPD LDII Wonogiri, Sutoyo bahwa LDII Wonogiri akan meningkatkan peran dan kerja sama dengan pemerintah dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. “Hal ini merupakan bagian dari apangan amal solih yang akan kami laksanakan secara kolektif,” tegas Sutoyo.














