PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Artikel

Menilik Prospek Cerah Bayam Jepang (Horenso) sebagai Komoditas Unggulan dalam Tren Gaya Hidup Sehat

in Artikel
381
0
Menilik Prospek Cerah Bayam Jepang (Horenso) sebagai Komoditas Unggulan dalam Tren Gaya Hidup Sehat

Petani bayam jepang di Lembang, Bandung. Foto: LINES

557
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lembang (19/11). Tren hidup sehat terus berkembang, mendorong masyarakat untuk semakin selektif dalam memilih bahan makanan, terutama sayuran. Salah satu jenis sayuran yang kini mendapat perhatian lebih adalah horenso (Spinacia oleracea), atau dikenal sebagai bayam Jepang. Sayuran hijau ini memiliki kandungan nutrisi tinggi, seperti vitamin A, C, K, dan zat besi, yang menjadikannya pilihan ideal bagi konsumen yang peduli kesehatan. Tak hanya itu, horenso juga memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan karena banyak diminati oleh kalangan kelas menengah ke atas yang mengutamakan kualitas.

Mulyana, seorang petani dan warga LDII asal Desa Cibodas, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, melihat peluang besar dari budidaya horenso ini. “Konsumen dari restoran Jepang dan rumah tangga di kota besar seperti Bandung dan Jakarta cukup banyak yang mencari horenso, terutama yang organik,” ujar Mulyana.

Dengan permintaan yang terus meningkat, horenso memberikan peluang stabil dan berpotensi meningkatkan pendapatan para petani. Selain itu, iklim sejuk dan tanah subur di kawasan Lembang menjadikan daerah ini sangat cocok untuk budidaya horenso. “Perawatan tanaman ini terbilang mudah dengan waktu panen yang relatif singkat. “Biasanya panen sekitar 35-40 hari, tergantung cuaca,” ungkap Mulyana.

Mulyana menanam horenso di dua lahan berbeda, masing-masing seluas 125meter persegi dan 225meter persegi. “Di lahan yang 225 meter, saya bisa menanam sekitar 2.400 pohon. Kalau hasilnya bagus, panen bisa mencapai 120-150 kilogram sekali panen,” katanya. Perawatan tanaman horenso dilakukan dengan sistem sederhana namun efisien. “Saat mulai menanam, saya menyiram dua kali sehari. Setelah seminggu, cukup sekali sehari. Sistem ini menjaga pertumbuhan tanaman tetap optimal,” jelasnya.

Mulyana menjual hasil panennya melalui sistem kontrak dengan klien, seperti restoran atau distributor sayuran. “Kontrak biasanya di harga Rp37.000 per kilogram. Agar memenuhi standar pasar, daunnya harus bebas dari hama, mulus, sehat, dan mencapai tinggi sekitar 30 cm. Setelah dipanen, horenso langsung dipacking di rumah untuk menjaga kualitas,” lanjutnya.

Dalam seminggu, Mulyana bisa mengirimkan sekitar 50 kilogram horenso ke pelanggannya. “Kalau lagi ramai, misalnya saat musim liburan, pengiriman bisa mencapai 100 kilogram seminggu,” ungkapnya.

Meski menjanjikan, budidaya horenso memiliki tantangan tersendiri, terutama dari hama dan perubahan cuaca. “Kalau cuaca sering berubah, tanaman rentan terkena hama atau virus. Di musim hujan, tanaman di lahan terbuka bisa hancur kalau tidak pakai greenhouse,” ujar Mulyana.

Untuk mengatasi masalah ini, ia menggunakan pupuk organik buatan sendiri. Limbah daun horenso yang tidak layak konsumsi dikumpulkan, lalu diolah menjadi pupuk dengan tambahan air dan sedikit garam. “Saya juga tambahkan sedikit pupuk NPK, sekitar 500 gram untuk 200 liter air,” tambahnya.

Namun, tantangan utama budidaya horenso adalah hama dan perubahan cuaca yang tidak menentu. “Kalau cuaca sering berubah, biasanya tanaman rentan hama atau virus. Di musim hujan, tanaman yang ditanam di lahan terbuka bisa hancur kalau tidak pakai greenhouse,” kata Mulyana.

Mulyana menggunakan pupuk organik yang dibuat sendiri dari limbah daun horenso yang tidak terpakai. “Saya kumpulkan daun horenso rusak, lalu buat pupuk dengan campuran air dan sedikit garam. Tapi, saya juga tambahkan pupuk NPK, sekitar 500 gram untuk 200 liter air,” jelasnya.

Budidaya horenso di kawasan Lembang tidak hanya menjadi sumber penghasilan bagi Mulyana, tetapi juga bagi mayoritas warga LDII di Desa Cibodas. Mulyana mengungkapkan bahwa sebagian besar warga LDII di desanya berprofesi sebagai petani, dengan komoditas unggulan seperti horenso, buncis kenya, dan sayuran premium yang kini semakin diminati pasar.

Di luar aktivitas bertani, Mulyana dan warga LDII lainnya di Desa Cibodas sering mengadakan acara keakraban di lahan pertanian mereka. Salah satu tradisi menarik yang sering dilakukan oleh warga LDII Cibodas adalah “botram”, atau makan bersama di area pertanian. “Kalau ada pengurus dari LDII Kota Bandung berkunjung, biasanya kami menyambut mereka dengan hangat dan uniknya, warga di sini senang memberikan oleh-oleh berupa sayuran segar hasil panen,” ujarnya.

Budidaya horenso di kawasan Lembang tidak hanya menjadi sumber penghidupan yang menjanjikan, tetapi juga turut mendukung tren hidup sehat yang semakin diminati masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik dan adaptasi terhadap tantangan cuaca, horenso memiliki potensi besar untuk menjadi komoditas unggulan di masa depan.

Tags: Bayam JepangHorensoKomoditas Unggulanldii lembangMulyanaTren Gaya Hidup Sehat

Related Posts

Pastikan Dokumen Santri WNA Tertib, TIMPORA Sidak Ponpes Wali Barokah Kediri
Artikel

Pastikan Dokumen Santri WNA Tertib, TIMPORA Sidak Ponpes Wali Barokah Kediri

by eko nuansa
June 20, 2026
0

Kediri (19/6) – Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) yang dipimpin Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri menggelar inspeksi mendadak (sidak) administratif...

Read more
Kurban LDII Jatim Tembus Rp172 Miliar, Ketakwaan Jadi Pesan Utama
Artikel

Kurban LDII Jatim Tembus Rp172 Miliar, Ketakwaan Jadi Pesan Utama

by eko nuansa
June 19, 2026
0

Surabaya (19/6). DPW LDII Jawa Timur menghimpun hewan kurban senilai sekitar Rp172 miliar pada Idul Adha 1447 Hijriah. Jumlah tersebut terdiri atas...

Read more
Haji Mabrur: Transformasi Ibadah Menuju Perubahan Diri dan Sosial
Artikel

Haji Mabrur: Transformasi Ibadah Menuju Perubahan Diri dan Sosial

by Riska
June 19, 2026
0

Oleh Ketua LDII Musi Banyuasin Daud Sobri Harta yang digunakan untuk berhaji harus berasal dari sumber yang halal dan thayyib. Harta yang...

Read more
Manfaatkan Teknologi, LDII Ogan Ilir Gelar Pengajian Ibu-Ibu secara Online
Artikel

Manfaatkan Teknologi, LDII Ogan Ilir Gelar Pengajian Ibu-Ibu secara Online

by eko nuansa
June 17, 2026
0

Ogan Ilir (16/6). DPD LDII Ogan Ilir menggelar pengajian rutin ibu-ibu secara online (daring) yang dipusatkan di Jakabaring, Ogan Ilir, Sumatera Selatan....

Read more
PC LDII Cileungsi Gelar Sholat Idul Adha 1447 H di Tiga Lokasi, Tebar Ribuan Paket Daging Kurban
Artikel

PC LDII Cileungsi Gelar Sholat Idul Adha 1447 H di Tiga Lokasi, Tebar Ribuan Paket Daging Kurban

by eko nuansa
May 28, 2026
0

Cileungsi – Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Cileungsi menggelar pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di tiga lokasi...

Read more
Pewarta Musim Haji Antara Tugas dan Kemanusiaan
Artikel

Pewarta Musim Haji Antara Tugas dan Kemanusiaan

by admin
May 13, 2026
0

Oleh Faqihu Sholih Semua wartawan yang meliput haji mempunyai tugas utama meliput kegiatan haji. Bagaimana bila mereka bertemu jamaah yang membutuhkan pertolongan?...

Read more

Trending

Camat Sarudu Dukung Program Kurban dan Pembangunan Gedung Swadaya LDII
Berita Daerah

Camat Sarudu Dukung Program Kurban dan Pembangunan Gedung Swadaya LDII

2 days ago
LDII DIY Distribusikan Ribuan Daging Kurban, Tekankan Kepedulian Sosial
Berita Daerah

LDII DIY Distribusikan Ribuan Daging Kurban, Tekankan Kepedulian Sosial

2 days ago
Ratusan Warga LDII Bantaeng Ikuti Salat Idul Adha 1447 H dan Penyembelihan Kurban
Berita Daerah

Ratusan Warga LDII Bantaeng Ikuti Salat Idul Adha 1447 H dan Penyembelihan Kurban

2 days ago
Pastikan Dokumen Santri WNA Tertib, TIMPORA Sidak Ponpes Wali Barokah Kediri
Artikel

Pastikan Dokumen Santri WNA Tertib, TIMPORA Sidak Ponpes Wali Barokah Kediri

2 days ago
Kurban LDII Jatim Tembus Rp172 Miliar, Ketakwaan Jadi Pesan Utama
Artikel

Kurban LDII Jatim Tembus Rp172 Miliar, Ketakwaan Jadi Pesan Utama

3 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Camat Sarudu Dukung Program Kurban dan Pembangunan Gedung Swadaya LDII

Camat Sarudu Dukung Program Kurban dan Pembangunan Gedung Swadaya LDII

June 20, 2026
LDII DIY Distribusikan Ribuan Daging Kurban, Tekankan Kepedulian Sosial

LDII DIY Distribusikan Ribuan Daging Kurban, Tekankan Kepedulian Sosial

June 20, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In