PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Artikel

Para Pemburu Bulan Muda

in Artikel, Berita Nasional
393
0
Para Pemburu Bulan Muda
562
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penampakan hilal menjadi pertaruhan umat Islam untuk menentukan permulaan bulan. Sayangnya untuk melihat bulan muda itu, butuh pemahaman ilmu falak dan jam terbang.

Cahaya bulan muda itu sangat tipis. Kuning pucat cenderung putih. Ia terbit berdampingan dengan matahari terbenam. Dalam cuaca cerah, hilal mudah dilihat. Tapi saat polusi mengotori langit atau saat musim penghujan, melihat hilal nyaris mustahil.

Bukan itu saja, untuk melihatnya kita harus memahami ilmu falak atau astronomi dalam ajaran Islam. Setiap tahun, para praktisi ilmu falak dari berbagai ormas Islam berkumpul di titik-titik pengamatan, untuk menentukan hari besar umat Islam, terutama awal Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha.

Hari itu, Minggu (10/3), satu tim Rukyatul Hilal dari LDII menanti di pinggir Pantai Pelabuhan Ratu. Mereka berkumpul dengan puluhan orang dari berbagai ormas Islam dan perwakilan Kementerian Agama.

Mereka memandang cakrawala saat lembayung senja memeluk sore. Dengan teropong bintang hingga alat-alat pengamatan tradisional, para praktisi hilal itu mengamati langit, menanti munculnya bulan muda.

Keberadaan mereka di Pusat Observasi Bulan (POB) Cibeas, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat itu, hanya satu memastikan munculnya hilal. Ujung-ujung teleskop mengacung ke arah matahari terbenam dan mata-mata pun mulai memicing.

Sayangnya, gumpalan awan tebal mulai menggelayut di ufuk barat, tempat terbenamnya matahari. Salah satu Anggota Tim Rukyatul Hilal DPP LDII, Nanang Ahmad mengatakan sulit melihat hilal pada hari itu. Terlebih, menurut prediksi hisab dan kondisi Astronomi, kemungkinan posisi hilal terlihat sangatlah kecil. Hal ini dipengaruhi oleh hubungan rotasi matahari dengan bumi.

“Terutama saat posisi bulan saat matahari tenggelam menurut prediksi hisab, ketinggian bulan hanya berkisar nol koma sekian derajat, sehingga menurut prediksi kemunculan hilal akan sangat kecil terlihat,” ungkapnya.

Sementara, cuaca menjadi variabel kedua yang mempengaruhi pemantauan hilal. Pusat Observasi Bulan (POB) Cibeas Sukabumi adalah salah satu dari 73 titik pemantauan hilal oleh Tim Rukyatul Hilal LDII yang tersebar di seluruh Indonesia, “Kondisinya cerah berawan, dan berkabut memenuhi arah tenggelamnya matahari, sehingga kemungkinan ketika matahari mulai terbenam akan lebih sulit melihat hilal,” ujarnya.

Meski sejumlah lembaga riset seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah memprediksi tanggal jatuhnya awal bulan Ramadan, namun LDII memandang pemantauan hilal tetap perlu dilakukan untuk memastikan hasil perhitungan metode hisab.

“Ini sebagai ihtiar kita untuk memastikan apakah benar-benar bulan atau hilal tidak terlihat atau tidak memenuhi syarat pada hari ini, sebagaimana perintah Allah dalam Al Quran, dan Al Hadits untuk melakukan rukyatul hilal,” lanjutnya.

Setiap awal bulan Ramadan maupun Syawal, kegiatan merukyat hilal menjadi perhatian umat Islam untuk memastikan kapan awal memulai dan mengakhiri ibadah puasa. Itulah sebabnya tradisi melihat hilal dan menghitungnya berdasarkan ilmu falak atau astronomi menjadi perhatian khusus bagi DPP LDII dalam menentukan awal Bulan Hijriyah.

Bahkan, dua minggu sebelumnya, pada Selasa (27/2) Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) DPP LDII menyelenggarakan latihan teori dan praktik untuk melihat hilal. Pelatihan tersebut diikuti anggota Tim Rukyatul Hilal LDII di seluruh Indonesia.

Ketua Departemen PKD DPP LDII, KH Aceng Karimullah menyampaikan pelatihan itu rutin diselenggarakan LDII untuk mempersiapkan tim yang terlatih untuk mewakili DPW dan DPD LDII dari seluruh Indonesia, “Kami berharap setiap provinsi akan memiliki perwakilan tim hisab rukyat, yang dapat memberikan laporan yang akurat terkait penglihatan terhadap hilal,” harap KH Aceng.

Angan-angan LDII untuk memiliki tim yang khusus mempelajari ilmu falak, terutama untuk melihat hilal, telah dirintis satu dekade lalu. Tim Rukyatul Hilal DPP LDII yang mulai terbentuk sejak 2012. Pada saat terbentuk, mereka hanya memiliki modal lima unit teropong, lalu mengalami lompatan 12 tahun kemudian. Mereka dilengkapi dengan alat yang lebih lengkap, canggih, dan tim yang tersebar di seluruh Indonesia.

DPP LDII berharap bahwa tim hisab rukyat yang terbentuk di setiap provinsi di Indonesia bisa berkolaborasi dengan lembaga atau ormas lainnya. “Kami optimistik bahwa angkatan ketiga ini akan mencapai semua provinsi, dan kami berharap setiap tim dapat berkontribusi dalam pengembangan ilmu ini di tingkat lokal,” tambahnya.

Senada dengan KH Aceng Karimullah, anggota Departemen PKD DPP LDII, Wilnan Fatahillah, menjelaskan mengenai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) tim rukyatul hilal. Menurutnya, Tim Rukyatul Hilal DPP LDII terdiri dari pengurus DPP yang telah mendapatkan pelatihan hisab-rukyat, serta pengurus atau guru pondok pesantren yang telah mengikuti pelatihan serupa, “Mereka menjadi ujung tombak dalam melakukan pengamatan dan perhitungan posisi hilal,” ujar Wilnan.

Salah satu tugas utama tim ini adalah membuat perhitungan jatuhnya awal Ramadan, Syawwal, dan Dzuhijjah, serta melaporkannya kepada Ketua Umum dan Dewan Penasihat Pusat DPP LDII, “Mereka juga bertanggung jawab melaksanakan pengamatan hilal di lokasi yang telah ditentukan, baik secara mandiri maupun bersama pemerintah dan organisasi Islam lainnya, sebagai konfirmasi atas hisab yang telah dilakukan.

Mereka juga bertugas untuk menggali lebih dalam pengetahuan tentang ilmu falak melalui pelatihan hisab-rukyat, serta membuat laporan kegiatan dan memonitor tim rukyat hilal di wilayah DPD Kota/Kabupaten.

Usai mengikuti pelatihan, mereka kemudian menyebar untuk melakukan rukyatul hilal di 73 titik pemantauan di seluruh Indonesia. Dengan jeli, mereka mengintip angkasa dari balik lubang teleskop dan binocular. Hasil pemantauan tersebut kemudian dilaporkan sebagai bahan rujukan penentuan awal Ramadan yang akan dibahas pada Sidang Isbat Kementerian Agama.

Untuk membentuk tim yang mumpuni, DPP LDII membuat pelatihan dengan menghadirkan pakar ilmu falak seperti Cecep Nurwendaya dan pendiri Observatarium Imah Noong, Hendro Setyanto. LDII juga bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Berbagai kerja sama tersebut untuk meningkatkan kemampuan Tim Rukyatul Hilal LDII.

Menurut Wilnan, LDII dalam menentukan hari-hari besar umat Islam menggunakan hisab dan rukyat, rukyat dilakukan untuk mengkonfirmasi hasil perhitungan atau hisab yang sudah dilakukan jauh-jauh hari, “Sehingga baik hisab maupun rukyat itu kami laksanakan untuk menetapi perintah dalam Al Quran maupun Al Hadits,” tutupnya. ®                           

[Fitri Utami/LINES]

Tags: LDIILDII NewsLDII untuk BangsaLembaga Dakwah Islam IndonesiaNuansa Persada

Related Posts

Rapimnas 2026, LDII Mantapkan Persiapan Munas dan Sinkronkan Program dengan Asta Cita
Berita Daerah

Rapimnas 2026, LDII Mantapkan Persiapan Munas dan Sinkronkan Program dengan Asta Cita

by eko nuansa
February 17, 2026
0

Jakarta (16/2). Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) LDII 2026 bertema “Konsolidasi Nasional Penguatan Kontribusi LDII...

Read more
Kejaksaan Negeri Bogor Bersama LDII Beri Penyuluhan Hukum di Ponpes Daarul Ilmi
Berita Kegiatan

Kejaksaan Negeri Bogor Bersama LDII Beri Penyuluhan Hukum di Ponpes Daarul Ilmi

by eko nuansa
February 11, 2026
0

Gunungputri (10/2) — Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor menggelar penyuluhan hukum bagi para santri Pondok Pesantren Daarul Ilmi yang berada di bawah binaan...

Read more
Ketum DPP LDII: Meskipun Dwifungsi Tiada, TNI Kian Profesional Kawal 4 Pilar Kebangsaan
Berita Kegiatan

Ketua Umum LDII: Pers Harus Independen dan Berpihak pada Kepentingan Rakyat

by eko nuansa
February 11, 2026
0

Jakarta (9/2). Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menekankan pentingnya independensi pers sebagai salah satu pilar utama demokrasi. Menurutnya, pers harus...

Read more
PC LDII Cileungsi Dukung Program Hutan Kota Kabupaten Bogor
Berita Kegiatan

PC LDII Cileungsi Dukung Program Hutan Kota Kabupaten Bogor

by eko nuansa
February 5, 2026
0

Cileungsi (5/02) – Pemerintah Kabupaten Bogor melaksanakan penanaman pohon serentak pada Kamis, 5 Februari 2026, sebagai bagian dari program Bupati Bogor untuk...

Read more
Refleksi Hari Gizi Nasional: Belajar Bersyukur dari Pemenuhan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal
Artikel

Refleksi Hari Gizi Nasional: Belajar Bersyukur dari Pemenuhan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal

by eko nuansa
January 25, 2026
0

Oleh: Thonang Effendi*) Pagi itu, dapur rumah terasa lebih hidup dari biasanya. Sayuran segar dipetik dari instalasi hidroponik sederhana di pekarangan. Buah...

Read more
Gubernur Pramono Anung Apresiasi Komitmen Kebangsaan LDII DKI Jakarta
Berita Kegiatan

Gubernur Pramono Anung Apresiasi Komitmen Kebangsaan LDII DKI Jakarta

by eko nuansa
January 25, 2026
0

Jakarta (23/1). Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) DKI Jakarta resmi mengukuhkan kepengurusan masa bakti 2025–2030. Acara pengukuhan berlangsung...

Read more

Trending

LDII Semarang Temui Wali Kota, Perkuat Sinergi Program
Lintas Daerah

LDII Semarang Temui Wali Kota, Perkuat Sinergi Program

1 day ago
Klaten Juara LDII League 2026 Seri Purwokerto
Lintas Daerah

Klaten Juara LDII League 2026 Seri Purwokerto

1 day ago
LDII Salatiga Hadiri Rapimnas Secara Daring Konsolidasi Jelang Munas 2026
Lintas Daerah

LDII Salatiga Hadiri Rapimnas Secara Daring Konsolidasi Jelang Munas 2026

1 day ago
Dua Atlet LDII Rebut Emas di Bupati Pemalang Cup
Lintas Daerah

Dua Atlet LDII Rebut Emas di Bupati Pemalang Cup

1 day ago
LDII Kabupaten Bekasi Laksanakan Rukyatul Hilal di Pantai Bungin
Lintas Daerah

LDII Kabupaten Bekasi Laksanakan Rukyatul Hilal di Pantai Bungin

1 day ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

LDII Semarang Temui Wali Kota, Perkuat Sinergi Program

LDII Semarang Temui Wali Kota, Perkuat Sinergi Program

February 21, 2026
Klaten Juara LDII League 2026 Seri Purwokerto

Klaten Juara LDII League 2026 Seri Purwokerto

February 21, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In