Serang (2/7). Para mahasiswa Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Achmad Basyarie mewujudkan semangat berbagi melalui program Tabungan Kurban yang dijalankan selama satu tahun penuh. Dari hasil tabungan tersebut, mereka berhasil membeli dan menyembelih satu ekor sapi serta dua ekor kambing untuk dibagikan kepada warga sekitar yang membutuhkan.
Program tabungan ini dikelola langsung oleh para santri-mahasiswa PPM Achmad Basyarie yang beralamat di Kompleks Untirta Pakupatan, Kota Serang. Setiap bulan, para mahasiswa menyisihkan sebagian uang saku mereka secara sukarela hingga terkumpul dana yang mencukupi untuk pengadaan hewan kurban.
Ketua PPM Achmad Basyarie, Kabid Bagaskara, menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari pembinaan karakter dan penguatan kepedulian sosial bagi para mahasiswa yang sedang menempuh studi.
“Program ini dilaksanakan tiap tahunnya dan insyaallah tahun-tahun ke depan kurban dari PPM Achmad Basyarie akan terus meningkat. Tujuannya agar manfaatnya juga bisa dirasakan masyarakat sekitar yang membutuhkan,” ujarnya.
Paket daging kurban didistribusikan langsung kepada warga di lingkungan pondok pesantren dan sekitarnya. Proses pembagian dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door) oleh para mahasiswa dan disambut baik oleh para penerima.
Selain melatih kemandirian finansial, program tabungan kurban ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong, keikhlasan, dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda. PPM Achmad Basyarie sendiri merupakan pondok pesantren yang memfasilitasi mahasiswa untuk menempuh pendidikan tinggi sekaligus memperdalam ilmu agama.
Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, para mahasiswa dilatih untuk menjadi calon mubaligh dan mubalighot yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar mereka.
Oleh: Bung Pream (contributor)








