PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Berita Kegiatan

Sejarawan Undip: Rakyat Butuh Teladan untuk Jaga Pancasila Sebagai Falsafah Bangsa

in Berita Kegiatan, Berita Nasional, Headlines, Laporan, Lintas Daerah, Liputan Khusus
398
0
Sejarawan Undip: Rakyat Butuh Teladan untuk Jaga Pancasila Sebagai Falsafah Bangsa
565
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Semarang (1/10). Hari Kesaktian Pancasila diperingati untuk mengenang upaya penyelamatan terhadap kondisi pemerintahan waktu itu. Lebih tepatnya pada era 1965, ketika sempat muncul usaha pengambilalihan kekuasaan yang diwarnai isu Dewan Jenderal.

Hal tersebut ditegaskan Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro Singgih Tri Sulistiyono. Ia menambahkan Pancasila sebagai ideologi terus diganggu ideologi lain yang ingin menghegemoni Indonesia.

“Dalam perkembangan selanjutnya berdasarkan wacana politik dan pendapat yang berkembang, usaha makar tersebut ternyata didalangi kekuatan komunis,” ujar Singgih yang juga Ketua DPP LDII, pada Sabtu (30/9).

Menurutnya, pengusung paham komunisme berkeinginan mengganti ideologi Pancasila. Meskipun akhirnya percobaan melawan negara itu berhasil digagalkan. Pancasila kemudian dianggap sakti dan terbukti lestari sebagai ideologi dan pandangan hidup bangsa.

Peristiwa kekalahan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang disimbolkan dengan Kesaktian Pancasila merupakan peristiwa pada masa lampau. Namun yang tak kalah penting dilakukan bangsa ini, adalah memberikan makna terhadap momentum Kesaktian Pancasila. “Sebab, menumbuhkan cara pandang dan memaknai Pancasila sebagai satu satunya ideologi dan dasar negara Indonesia sangat penting,” imbuh Singgih.

Ia menyebut peristiwa G30S, menandakan bahwa bangsa Indonesia menolak paham komunis karena bangsa Indonesia memiliki falsafah bernegara Pancasila. Bangsa Indonesia telah membangun pengertian komunisme sangat bertentangan dengan Pancasila.

“Berbicara mengenai falsafah hidup bangsa ini, di dalamnya dibangun atas keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Komunisme yang di dalamnya terdapat atheisme, tidak pernah sejalan dengan prinsip rakyat Nusantara yang religius nasionalis. Pengertian tentang hal ini, harus ditanamkan dengan baik” papar Singgih.

Muaranya, lanjutnya, agar rakyat negeri ini dapat menerima dan menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila, yang sesuai dengan kepribadian ketimuran, agama, dan norma-norma yang berkembang. “Apabila prinsip tersebut bisa diterima dengan baik, otomatis dapat memperkuat pemikiran masyarakat, untuk tidak perlu terpengaruh dengan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila,” urainya.

Posisi Pancasila menjadi tuntunan bangsa Indonesia, dalam konteks berbangsa dan bernegara. “Untuk itu perlu penghayatan ke lima sila di dalamnya dan diterapkan dengan komitmen yang tinggi di tengah kehidupan masyarakat. Pancasila menjadi bagian dari produk kebudayaan, yang perlu ditanamkan secara terus menerus di tengah rakyat,” jelasnya.

Adapun proses pembudayaan ini dapat melalui jalur formal maupun non formal. Misalnya masuk ke dalam kurikulum pendidikan nasional dan sebagainya. Hal terpenting bagaimana Pancasila selalu berada di dalam hati dan benak rakyat Indonesia sampai kapanpun.

“Pancasila sejatinya butuh keteladanan. Saya yakin rakyat di tingkat bawah pasti akan sepenuh hati melaksanakan ajaran yang sudah menjadi konsensus bersama ini. Untuk itu, para pemimpin atau mereka yang sedang memegang tampuk kekuasaan di negara ini, seharusnya memberikan teladan dan contoh yang baik, agar penerapan nilai-nilai Pancasila kian menguat dalam semua sendi kehidupan,” ungkapnya.

Pancasila memang harus dijiwai dengan keyakinan terhadap Ketuhanan Yang Maha Esa. Itu prinsip utama yang harus dipegang teguh dan menjadi basis utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Apalagi masyarakat Indonesia adalah kaum beragama, yang percaya hidup tidak sebatas di dunia belaka melainkan hingga ke akhirat.

“Lalu setelahnya dilengkapi pula dengan prinsip kemanusiaan, persatuan bangsa, musyawarah dan keadilan sosial. Semuanya itu harus menjadi kesatuan utuh jangan sampai saling dipisahkan. Lima sila juga sudah menjadi rumusan yang tidak boleh ditiadakan satu atau lainnya,” pungkas Singgih.

Tags: LDIILDII NewsLDII untuk BangsaLembaga Dakwah Islam IndonesiaNuansa Persada

Related Posts

PAC LDII Pusakanagara Subang Bagikan 250 Paket Takjil di Kalentambo
Lintas Daerah

PAC LDII Pusakanagara Subang Bagikan 250 Paket Takjil di Kalentambo

by admin
March 9, 2026
0

Subang (9/3). Memasuki bulan suci Ramadan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat membagikan ratusan paket takjil kepada...

Read more
Safari Ramadan Pemkab Minahasa Selatan dan LDII Jadi Momentum Perkuat Kerukunan Umat Beragama
Lintas Daerah

Safari Ramadan Pemkab Minahasa Selatan dan LDII Jadi Momentum Perkuat Kerukunan Umat Beragama

by admin
March 9, 2026
0

Minahasa Selatan (9/3). Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan bersama keluarga besar LDII Minahasa Selatan menggelar Safari Ramadan dan Buka Puasa Bersama. Kegiatan berlangsung...

Read more
LDII Nabire Tegaskan Komitmen Dukung Program Pemda
Lintas Daerah

LDII Nabire Tegaskan Komitmen Dukung Program Pemda

by admin
March 9, 2026
0

Nabire (9/3). DPD LDII Kabupaten Nabire menggelar buka puasa bersama Bupati Nabire di Gedung Serba Guna Ganjar Waluyo. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat...

Read more
berbagi takjil di padang
Lintas Daerah

LDII Padang Panjang Bagikan Ratusan Porsi Bakso Meriahkan Ramadan

by admin
March 9, 2026
0

Padang Panjang (9/3). DPD LDII Kota Padang Panjang bersama generasi muda LDII menggelar kegiatan berbagi takjil. Kegiatan tersebut berlangsung di sekitar Masjid Baitul...

Read more
LDII Tajurhalang Bagikan Takjil Gratis kepada Pengguna Jalan
Berita Daerah

LDII Tajurhalang Bagikan Takjil Gratis kepada Pengguna Jalan

by eko nuansa
March 8, 2026
0

Tajurhalang (06/03) – PAC LDII Tajurhalang menggelar kegiatan sosial bertajuk "LDII Berbagi Takjil Gratis" di Jalan Tajurhalang Timur, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor,...

Read more
PAC LDII Tarikolot Bagikan 250 Takjil dan Gelar Buka Bersama dengan Warga Citeureup
Berita Daerah

PAC LDII Tarikolot Bagikan 250 Takjil dan Gelar Buka Bersama dengan Warga Citeureup

by eko nuansa
March 8, 2026
0

Tarikolot (06/03) – Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Tarikolot menggelar kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Takjil kepada Masyarakat dan Buka Bersama Menjelang Hari...

Read more

Trending

Orang yang Gemar Menolong, Dekat dengan Pertolongan Allah
Headline

Orang yang Gemar Menolong, Dekat dengan Pertolongan Allah

18 hours ago
PAC LDII Pusakanagara Subang Bagikan 250 Paket Takjil di Kalentambo
Lintas Daerah

PAC LDII Pusakanagara Subang Bagikan 250 Paket Takjil di Kalentambo

18 hours ago
Empat Sikap Menghadapi Maqadirullah
Headline

Empat Sikap Menghadapi Maqadirullah

20 hours ago
Safari Ramadan Pemkab Minahasa Selatan dan LDII Jadi Momentum Perkuat Kerukunan Umat Beragama
Lintas Daerah

Safari Ramadan Pemkab Minahasa Selatan dan LDII Jadi Momentum Perkuat Kerukunan Umat Beragama

21 hours ago
LDII Nabire Tegaskan Komitmen Dukung Program Pemda
Lintas Daerah

LDII Nabire Tegaskan Komitmen Dukung Program Pemda

21 hours ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Orang yang Gemar Menolong, Dekat dengan Pertolongan Allah

Orang yang Gemar Menolong, Dekat dengan Pertolongan Allah

March 9, 2026
PAC LDII Pusakanagara Subang Bagikan 250 Paket Takjil di Kalentambo

PAC LDII Pusakanagara Subang Bagikan 250 Paket Takjil di Kalentambo

March 9, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In