Bengkulu Selatan (7/10). LDII Bengkulu Selatan menggelar kegiatan kemandirian bagi generasi muda melalui praktik pembuatan bolu kukus mekar di Aula DPD LDII Bengkulu Selatan, Minggu (21/9/2026). Kegiatan dipandu Slamet Puji Nuryanto, wirausahawan yang telah menekuni usaha kue basah selama sekitar lima tahun.
Ia menjelaskan beberapa tahapan penting agar bolu kukus dapat mengembang dengan baik. “Air dalam kukusan harus sudah mendidih sebelum adonan dimasukkan. Kemudian gunakan api besar dan selama proses pengukusan tutup kukusan jangan dibuka,” ujar Slamet.
Ia menambahkan, kekentalan adonan juga perlu diperhatikan. Menurutnya, adonan harus mencapai kondisi kental berjejak sebelum dikukus.
Selain mempelajari teknik pembuatan kue, peserta juga dikenalkan dengan peluang usaha dari keterampilan tersebut. Slamet mengatakan kegiatan itu sejalan dengan pembinaan kemandirian generasi muda. “Ada salah satu poin dalam 29 karakter luhur, yaitu menjadi pemuda-pemudi yang mandiri. Dari kegiatan ini, keterampilan yang didapat juga bisa dikembangkan menjadi salah satu sumber maisyah,” katanya.
Kegiatan kemandirian tersebut dilaksanakan secara rutin dengan materi yang berbeda setiap bulan. Pada Juni dan Agustus, kegiatan diisi dengan olahraga, sedangkan pada Juli peserta mengikuti praktik membuat cireng. Pada September, materi diarahkan pada pembuatan bolu kukus.
Sekitar 11 pemuda dan pemudi mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terlibat langsung mulai dari menyiapkan bahan, membuat adonan, hingga proses pengukusan.
Melalui kegiatan tersebut, LDII Bengkulu Selatan mendorong generasi muda untuk memiliki keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus dikembangkan menjadi peluang usaha.














