PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Headline

Empat Sikap Menghadapi Maqadirullah

in Headline, Nasehat
386
0
Empat Sikap Menghadapi Maqadirullah
553
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Ust. Tommy Sutomo

Mengapa kita bersedih atau berbahagia berlebihan menanggapi suatu peristiwa. Sebagai orang yang beriman, kita tidak boleh membuka ruang untuk euforia atau berlebihan dalam menanggapi peristiwa. Dalam Shahih Muslim diterangkan:

كَتَبَ اللهُ مَقَادِيرَ الْخَلَائِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

“Allah telah mencatat takdir seluruh makhluk 50.000 tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi.” (HR. Muslim No. 2653, dari Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash)

Ust. Tommy Sutomo dalam Oase Hikmah LDII TV menjelaskan bahwa sebagai orang beriman, kita wajib meyakini bahwa seluruh qadar telah Allah tetapkan jauh sebelum langit dan bumi diciptakan. Inilah pondasi keimanan. Apa pun yang terjadi dalam hidup ini bukan kebetulan, melainkan bagian dari ketetapan-Nya.

Jika qadar bisa diubah dengan doa, maka itu pun sudah dalam ketetapan Allah. Adapun sesuatu yang telah terjadi, itulah takdir Allah yang wajib kita yakini, imani, dan terima dengan penuh kepercayaan kepada-Nya. Dalam kehidupan ini, setidaknya ada empat maqadirullah yang pasti kita hadapi.

1. Ketika Ditakdirkan Mendapat Nikmat

Jika Allah mentakdirkan kita memperoleh nikmat, maka kewajiban kita adalah bersyukur.

Allah berfirman:

كُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِلَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّيدٌ

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu. Tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat berat.” (QS. Ibrahim: 7)

Hakikat syukur bukan sekadar ucapan “alhamdulillah”, tetapi menggunakan seluruh nikmat untuk menggapai ridha Allah. Nikmat sehat, apakah sudah kita gunakan untuk ibadah? Nikmat akal dan pikiran, apakah sudah kita arahkan untuk kebaikan? Nikmat harta, apakah sudah kita gunakan di jalan yang diridhai Allah? Rasulullah SAW memberi teladan luar biasa. Beliau shalat malam hingga kedua telapak kakinya bengkak. Ketika ditanya, bukankah dosa beliau telah diampuni, beliau menjawab:

أَفَلَا أَكُونُ عَبْدًا شَكُورًا

“Tidakkah aku ingin menjadi hamba yang banyak bersyukur?”

Inilah wujud syukur yang sesungguhnya: semangat dalam ibadah, semangat dalam kebaikan, dan semangat dalam menjalani kehidupan. Tidak ada istilah bersyukur tetapi malas. Justru orang yang bersyukur semakin bersemangat.

2. Ketika Ditakdirkan Mendapat Musibah

Allah berfirman:

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ

“(Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un’.” (QS. Al-Baqarah: 156)

Ust. Tommy Sutomo menegaskan, realisasi istirja’ bukan hanya di lisan, tetapi juga di hati dan sikap. Membiasakan diri mengucapkan kalimat tersebut ketika tertimpa musibah. Menghindari keluhan, cercaan, dan kata-kata yang tidak bermanfaat.

Yakinlah bahwa pengganti dari Allah pasti lebih baik. Jangan meluapkan emosi dengan kata-kata kasar. Seorang mukmin menjaga lisannya, menjaga hatinya, dan menjaga keyakinannya.

3. Ketika Ditakdirkan Mendapat Ujian

Allah berfirman:

أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ‘Kami telah beriman,’ sedangkan mereka tidak diuji?” (QS. Al-‘Ankabut: 2)

Ujian adalah bukti cinta Allah sekaligus sarana pembuktian kejujuran iman. Praktik sabar bukan berarti tidak sedih, tetapi tetap menampakkan sikap tenang dan tidak berlebihan, terutama di hadapan kedua orang tua. Tetap husnuzan billah, berprasangka baik kepada Allah.

Ingatlah satu prinsip penting: Ini akan berlalu. Tidak ada ujian yang abadi. Semakin besar ujian, semakin besar pula pahala yang Allah siapkan. Jangan membiasakan diri mengeluh, apalagi menyimpan dendam. Kesabaran adalah kemuliaan akhlak orang beriman.

4. Ketika Ditakdirkan Berbuat Salah

Tidak ada manusia yang luput dari kesalahan.

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

“Setiap anak Adam pasti pernah berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah mereka yang mau bertaubat.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Yang membedakan seorang mukmin bukan pada ada atau tidaknya kesalahan, tetapi pada kesigapan untuk bertobat.

Menyesali kesalahan, bertekad tidak mengulanginya, meminta maaf, dan meminta ridha terutama kepada orang tua. Tidak gengsi mengakui kesalahan. Membiasakan membaca istighfar:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

“Aku memohon ampun kepada Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Mengurus (makhluk-Nya), dan aku bertaubat kepada-Nya.”

Kemudian meningkatkan kualitas ibadah. Ibadah wajib ditertibkan, ibadah sunnah ditingkatkan. Bersyukur ketika masih ada yang menasihati. Jangan sampai membuat orang enggan mengingatkan kita. Karena orang beriman saling menguatkan dalam kebaikan.

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُصِبْ مِنْهُ

“Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, maka Dia akan memberinya ujian.” (HR. Bukhari)

Nasihat dan ujian hakikatnya adalah bentuk kebaikan dari Allah. Semoga kita mampu memahami dan mempraktikkan empat maqadirullah ini dalam kehidupan sehari-hari: ketika mendapat nikmat kita bersyukur, ketika mendapat musibah kita ber-istirja’, ketika mendapat ujian kita bersabar, dan ketika berbuat salah kita segera bertobat.

Semoga Allah menjaga keimanan kita, memuliakan hidup kita di dunia, dan mengumpulkan kita kelak dalam surga-Nya. (inggri)

Lihat juga: https://www.youtube.com/live/s8TmuBk3C9Q?si=ckgykScoOr78EhqX

Tags: Empat Sikap Menghadapi MaqadirullahMenerima QadarUst Tommy Sutomo

Related Posts

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda
Berita Daerah

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

by eko nuansa
July 26, 2026
0

Jakarta (25/7). DPP LDII menegaskan bahwa pembinaan sepak bola usia dini tidak hanya bertujuan mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter generasi...

Read more
LDII Usulkan Reformasi Tata Kelola Haji Berbasis Syariat dan Keselamatan Jemaah
Berita Daerah

LDII Usulkan Reformasi Tata Kelola Haji Berbasis Syariat dan Keselamatan Jemaah

by eko nuansa
July 21, 2026
0

Jakarta (20/7). DPP LDII mengusulkan reformasi tata kelola penyelenggaraan ibadah haji yang berorientasi pada keabsahan syariat sekaligus keselamatan jemaah. Usulan tersebut disampaikan...

Read more
Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif
Berita Daerah

Dorong Ketahanan Keluarga, DPP LDII Tekankan Pembinaan dan Pendidikan Moral Hadapi Fenomena LGBTQ

by eko nuansa
July 12, 2026
0

Jakarta (11/7). DPP LDII menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan keluarga sebagai benteng utama dalam membangun karakter generasi muda di tengah berbagai tantangan sosial....

Read more
Apresiasi Permata CAI 2026, Ketum LDII: Karakter dan Kemandirian Generasi Muda Jadi Fondasi Indonesia Emas
Berita Daerah

Apresiasi Permata CAI 2026, Ketum LDII: Karakter dan Kemandirian Generasi Muda Jadi Fondasi Indonesia Emas

by eko nuansa
July 1, 2026
0

Jombang (30/6). Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, mengapresiasi penyelenggaraan Perkemahan Akhir Tahun Ajaran (Permata) Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 Tahun...

Read more
Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif
Berita Daerah

Ketua Umum DPP LDII: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Sarana Pembentukan Karakter Generasi Muda

by eko nuansa
June 30, 2026
0

Jakarta (29/06) - Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga menyuguhkan pelajaran tentang persatuan, sportivitas, dan...

Read more
Wapres Gibran dan DPP LDII Dorong Pembinaan Generasi Mandiri Lewat Permata CAI
Berita Daerah

Wapres Gibran dan DPP LDII Dorong Pembinaan Generasi Mandiri Lewat Permata CAI

by eko nuansa
June 30, 2026
0

Jombang (29/6). Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, membuka Perkemahan Akhir Tahun Ajaran (Permata) Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 Tahun 2026...

Read more

Trending

LDII Tanggulangin Helart Ngopi Bareng, Perkuat Sinergi dengan TNI-Polri, dan Tokoh Masyarakat
Berita Daerah

LDII Tanggulangin Helart Ngopi Bareng, Perkuat Sinergi dengan TNI-Polri, dan Tokoh Masyarakat

5 hours ago
LDII Singkut Gotong Royong Mengecor Masjid Nurul Ikhsan
Berita Daerah

LDII Singkut Gotong Royong Mengecor Masjid Nurul Ikhsan

5 hours ago
LDII Simpang Abadi Gotong Royong Mengecor Lantai Kamar Mandi
Berita Daerah

LDII Simpang Abadi Gotong Royong Mengecor Lantai Kamar Mandi

6 hours ago
Generus LDII Prabumulih Gelar Pertandingan Persahabatan di Pesawaran, Tanamkan Karakter lewat Sepak Bola
Berita Daerah

Generus LDII Prabumulih Gelar Pertandingan Persahabatan di Pesawaran, Tanamkan Karakter lewat Sepak Bola

6 hours ago
FORSGI dan LDII Batam Gelar Festival Sepak Bola Usia Dini, Tanamkan Sportivitas
Berita Daerah

FORSGI dan LDII Batam Gelar Festival Sepak Bola Usia Dini, Tanamkan Sportivitas

7 hours ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

LDII Tanggulangin Helart Ngopi Bareng, Perkuat Sinergi dengan TNI-Polri, dan Tokoh Masyarakat

LDII Tanggulangin Helart Ngopi Bareng, Perkuat Sinergi dengan TNI-Polri, dan Tokoh Masyarakat

July 31, 2026
LDII Singkut Gotong Royong Mengecor Masjid Nurul Ikhsan

LDII Singkut Gotong Royong Mengecor Masjid Nurul Ikhsan

July 31, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In