PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Headline

Empat Sikap Menghadapi Maqadirullah

in Headline, Nasehat
384
0
Empat Sikap Menghadapi Maqadirullah
551
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Ust. Tommy Sutomo

Mengapa kita bersedih atau berbahagia berlebihan menanggapi suatu peristiwa. Sebagai orang yang beriman, kita tidak boleh membuka ruang untuk euforia atau berlebihan dalam menanggapi peristiwa. Dalam Shahih Muslim diterangkan:

كَتَبَ اللهُ مَقَادِيرَ الْخَلَائِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

“Allah telah mencatat takdir seluruh makhluk 50.000 tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi.” (HR. Muslim No. 2653, dari Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash)

Ust. Tommy Sutomo dalam Oase Hikmah LDII TV menjelaskan bahwa sebagai orang beriman, kita wajib meyakini bahwa seluruh qadar telah Allah tetapkan jauh sebelum langit dan bumi diciptakan. Inilah pondasi keimanan. Apa pun yang terjadi dalam hidup ini bukan kebetulan, melainkan bagian dari ketetapan-Nya.

Jika qadar bisa diubah dengan doa, maka itu pun sudah dalam ketetapan Allah. Adapun sesuatu yang telah terjadi, itulah takdir Allah yang wajib kita yakini, imani, dan terima dengan penuh kepercayaan kepada-Nya. Dalam kehidupan ini, setidaknya ada empat maqadirullah yang pasti kita hadapi.

1. Ketika Ditakdirkan Mendapat Nikmat

Jika Allah mentakdirkan kita memperoleh nikmat, maka kewajiban kita adalah bersyukur.

Allah berfirman:

كُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِلَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّيدٌ

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu. Tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat berat.” (QS. Ibrahim: 7)

Hakikat syukur bukan sekadar ucapan “alhamdulillah”, tetapi menggunakan seluruh nikmat untuk menggapai ridha Allah. Nikmat sehat, apakah sudah kita gunakan untuk ibadah? Nikmat akal dan pikiran, apakah sudah kita arahkan untuk kebaikan? Nikmat harta, apakah sudah kita gunakan di jalan yang diridhai Allah? Rasulullah SAW memberi teladan luar biasa. Beliau shalat malam hingga kedua telapak kakinya bengkak. Ketika ditanya, bukankah dosa beliau telah diampuni, beliau menjawab:

أَفَلَا أَكُونُ عَبْدًا شَكُورًا

“Tidakkah aku ingin menjadi hamba yang banyak bersyukur?”

Inilah wujud syukur yang sesungguhnya: semangat dalam ibadah, semangat dalam kebaikan, dan semangat dalam menjalani kehidupan. Tidak ada istilah bersyukur tetapi malas. Justru orang yang bersyukur semakin bersemangat.

2. Ketika Ditakdirkan Mendapat Musibah

Allah berfirman:

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ

“(Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un’.” (QS. Al-Baqarah: 156)

Ust. Tommy Sutomo menegaskan, realisasi istirja’ bukan hanya di lisan, tetapi juga di hati dan sikap. Membiasakan diri mengucapkan kalimat tersebut ketika tertimpa musibah. Menghindari keluhan, cercaan, dan kata-kata yang tidak bermanfaat.

Yakinlah bahwa pengganti dari Allah pasti lebih baik. Jangan meluapkan emosi dengan kata-kata kasar. Seorang mukmin menjaga lisannya, menjaga hatinya, dan menjaga keyakinannya.

3. Ketika Ditakdirkan Mendapat Ujian

Allah berfirman:

أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ‘Kami telah beriman,’ sedangkan mereka tidak diuji?” (QS. Al-‘Ankabut: 2)

Ujian adalah bukti cinta Allah sekaligus sarana pembuktian kejujuran iman. Praktik sabar bukan berarti tidak sedih, tetapi tetap menampakkan sikap tenang dan tidak berlebihan, terutama di hadapan kedua orang tua. Tetap husnuzan billah, berprasangka baik kepada Allah.

Ingatlah satu prinsip penting: Ini akan berlalu. Tidak ada ujian yang abadi. Semakin besar ujian, semakin besar pula pahala yang Allah siapkan. Jangan membiasakan diri mengeluh, apalagi menyimpan dendam. Kesabaran adalah kemuliaan akhlak orang beriman.

4. Ketika Ditakdirkan Berbuat Salah

Tidak ada manusia yang luput dari kesalahan.

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

“Setiap anak Adam pasti pernah berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah mereka yang mau bertaubat.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Yang membedakan seorang mukmin bukan pada ada atau tidaknya kesalahan, tetapi pada kesigapan untuk bertobat.

Menyesali kesalahan, bertekad tidak mengulanginya, meminta maaf, dan meminta ridha terutama kepada orang tua. Tidak gengsi mengakui kesalahan. Membiasakan membaca istighfar:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

“Aku memohon ampun kepada Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Mengurus (makhluk-Nya), dan aku bertaubat kepada-Nya.”

Kemudian meningkatkan kualitas ibadah. Ibadah wajib ditertibkan, ibadah sunnah ditingkatkan. Bersyukur ketika masih ada yang menasihati. Jangan sampai membuat orang enggan mengingatkan kita. Karena orang beriman saling menguatkan dalam kebaikan.

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُصِبْ مِنْهُ

“Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, maka Dia akan memberinya ujian.” (HR. Bukhari)

Nasihat dan ujian hakikatnya adalah bentuk kebaikan dari Allah. Semoga kita mampu memahami dan mempraktikkan empat maqadirullah ini dalam kehidupan sehari-hari: ketika mendapat nikmat kita bersyukur, ketika mendapat musibah kita ber-istirja’, ketika mendapat ujian kita bersabar, dan ketika berbuat salah kita segera bertobat.

Semoga Allah menjaga keimanan kita, memuliakan hidup kita di dunia, dan mengumpulkan kita kelak dalam surga-Nya. (inggri)

Lihat juga: https://www.youtube.com/live/s8TmuBk3C9Q?si=ckgykScoOr78EhqX

Tags: Empat Sikap Menghadapi MaqadirullahMenerima QadarUst Tommy Sutomo

Related Posts

Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif
Berita Daerah

Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif

by eko nuansa
June 15, 2026
0

Jakarta (15/6). DPP LDII mengajak masyarakat dan pemerintah menerapkan prinsip muzhid mujhid sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi di tengah berbagai tantangan ekonomi...

Read more
LDII Kota Cimahi dan Satgas Sektor 21 Citarum Harum Bersinergi dalam Aksi Bersih-Bersih Sungai
Berita Kegiatan

Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, LDII Tekankan Kemandirian dan Gaya Hidup Hemat untuk Atasi Sampah

by eko nuansa
June 6, 2026
0

Jkarta (5/6) – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni, DPP LDII menegaskan pentingnya penerapan karakter mujhid muzhid dan...

Read more
LDII Kampanyekan Kurban Ramah Lingkungan, Ida Royani dan Ben Kasyafani Turut Apresiasi
Berita Daerah

LDII Kampanyekan Kurban Ramah Lingkungan, Ida Royani dan Ben Kasyafani Turut Apresiasi

by eko nuansa
May 28, 2026
0

Jakarta (27/5). DPP LDII kembali menggalakkan pelaksanaan ibadah kurban yang higienis dan ramah lingkungan pada Idul Adha 1447 H. Ketua Umum DPP...

Read more
Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijjah 1447 H, LDII Ikut Pantau Hilal di 86 Titik
Berita Kegiatan

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijjah 1447 H, LDII Ikut Pantau Hilal di 86 Titik

by eko nuansa
May 18, 2026
0

Jakarta (17/5). Pemerintah melalui Kementerian Agama RI menetapkan 1 Zulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, Hari Raya...

Read more
LDII dan BJB Syariah Bahas Penguatan Ekonomi Digital Berbasis Syariah
Berita Daerah

LDII dan BJB Syariah Bahas Penguatan Ekonomi Digital Berbasis Syariah

by eko nuansa
May 8, 2026
0

Jakarta (7/5). DPP LDII menerima audiensi Bank BJB Syariah di Kantor DPP LDII, Senayan, Jakarta, Rabu (6/5/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang sinergi...

Read more
LDII Siap Dukung Pemerintah Entaskan Kemiskinan Sektor Pangan
Berita Kegiatan

LDII Siap Dukung Pemerintah Entaskan Kemiskinan Sektor Pangan

by eko nuansa
April 29, 2026
0

Jakarta (28/4) – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi kemiskinan di bidang pangan yang mencapai...

Read more

Trending

Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif
Berita Daerah

Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif

17 hours ago
LDII Kota Cimahi dan Satgas Sektor 21 Citarum Harum Bersinergi dalam Aksi Bersih-Bersih Sungai
Berita Kegiatan

Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, LDII Tekankan Kemandirian dan Gaya Hidup Hemat untuk Atasi Sampah

1 week ago
LDII Papua Barat Manfaatkan Idul Adha untuk Berbagi pada Sesama
Lintas Daerah

LDII Papua Barat Manfaatkan Idul Adha untuk Berbagi pada Sesama

2 weeks ago
LDII Lahat Tebar 1.500 Paket Daging Kurban, Perkuat Ukhuwah dan Sinergi dengan Pemda
Lintas Daerah

LDII Lahat Tebar 1.500 Paket Daging Kurban, Perkuat Ukhuwah dan Sinergi dengan Pemda

2 weeks ago
LDII Singkawang Tingkatkan Kepedulian Sosial Melalui Daging Kurban
Lintas Daerah

LDII Singkawang Tingkatkan Kepedulian Sosial Melalui Daging Kurban

2 weeks ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif

Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif

June 15, 2026
LDII Kota Cimahi dan Satgas Sektor 21 Citarum Harum Bersinergi dalam Aksi Bersih-Bersih Sungai

Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, LDII Tekankan Kemandirian dan Gaya Hidup Hemat untuk Atasi Sampah

June 6, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In