Pati (15/5). Pemerintah Kabupaten Pati mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk warga LDII, untuk menjadikan momentum pelantikan dan pengukuhan Pengurus DPD LDII Kabupaten Pati periode 2025–2030 sebagai semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra saat menghadiri dan memberikan pengarahan dalam pelantikan dan pengukuhan Pengurus DPD LDII Kabupaten Pati periode 2025–2030, di Pendopo Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Sabtu (9/5/2026).
Menurutnya, Kabupaten Pati tidak bisa dibangun hanya oleh Pemerintah Kabupaten semata, melainkan membutuhkan kolaborasi, masukan, serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.
“Pati ini luar biasa. Momentum ini jangan dijadikan momen biasa, tetapi menjadi semangat kebersamaan warga Pati untuk terus berupaya menyampaikan ilmu, gagasan, dan kontribusi nyata demi membangun Kabupaten Pati,” ujarnya.
Ia menegaskan, berbagai persoalan daerah akan lebih efektif diselesaikan apabila dipikirkan dan dikerjakan bersama-sama. “Pati tidak bisa dibangun hanya dari Pemerintah Kabupaten saja. Kami butuh saran dan masukan dari bapak ibu semua, khususnya teman-teman LDII. Kita harus bersama-sama berpikir demi mewujudkan cita-cita Kabupaten Pati,” katanya.
Risma juga menekankan pentingnya membangun kerja tim yang solid dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah. Bahkan, dalam setiap kegiatan maupun pengambilan kebijakan, dirinya mengaku selalu meminta masukan dari OPD dan lembaga terkait. “Daerah bukan hanya dilihat dari pemimpinnya yang hebat, tetapi bagaimana membentuk super tim yang mampu bekerja bersama untuk masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Pati periode 2025–2030, Agung Andri Setiapudi, menyampaikan komitmennya untuk membawa LDII berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Menurut Agung, LDII akan fokus pada penguatan sumber daya manusia, kesehatan, energi, hingga ketahanan pangan dan lingkungan melalui berbagai program langsung di tengah masyarakat.
“Semoga LDII dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan warga Pati dalam mendukung pembangunan Kabupaten Pati. Baik dari sisi peningkatan SDM, kesehatan, energi, maupun ketahanan pangan dan lingkungan,” ujarnya.
Salah satu program prioritas yang akan dijalankan, lanjut Agung, adalah kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pati dalam upaya percepatan penanganan stunting.
“Kami akan berkolaborasi di bidang kesehatan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, khususnya terkait penanganan stunting. Kami optimistis bisa ikut berkontribusi dalam menurunkan angka stunting, baik di lingkungan warga LDII maupun masyarakat secara umum,” jelasnya.
Salah satu caranya, LDII akan menggencarkan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat, khususnya kaum ibu di sekitar masjid dan pondok pesantren LDII. “Nantinya kami juga akan memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu di sekitar masjid dan pondok pesantren LDII. Program ini akan kami fasilitasi secara berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambah Agung.








