Jakarta (29/6). Ketua DPP LDII, Rully Kuswahyudi, mendorong organisasi untuk melibatkan generasi muda dalam kegiatan publikasi dan media. Menurutnya, pelibatan pemuda menjadi bagian dari proses regenerasi, kaderisasi, dan peningkatan kontribusi organisasi di era digital.
Hal tersebut ia sampaikan dalam kegiatan Master Course LINES LDII – Awareness Session yang digelar DPW LDII DKI Jakarta, Minggu (14/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti 50 peserta dan menjadi wadah pelatihan kompetensi komunikasi, literasi digital, serta kolaborasi antargenerasi muda.
Rully mengatakan, LDII telah meluncurkan Gerakan Internet Sehat sejak 2009. Program tersebut menjadi salah satu upaya LDII dalam mempublikasikan kegiatan organisasi dan memperkuat informasi positif di ruang digital. “Orang biasanya mengecek latar belakang institusi atau personal melalui Google, itu yang menjadi perhatian Departemen KIM DPP LDII,” ujarnya.

Menurut Rully, generasi muda perlu memiliki kemampuan media, memahami teknologi digital, dan mengenal kinerja organisasi. Hal itu penting agar generasi muda dapat berkontribusi dalam publikasi dan dokumentasi kegiatan LDII. “LDII tidak melulu urusan politik. Organisasi juga membutuhkan kreativitas pemuda untuk publikasi dan dokumentasi. Ini juga menjadi ladang amal saleh, yakni dakwah di media sosial,” jelasnya.
Ia berharap generasi muda dapat aktif memberikan kontribusi dalam bidang media sosial dan komunikasi digital. “Apalagi media sosial sudah sangat akrab dengan pemuda sekarang,” katanya.
Rully juga mendorong generasi muda di Jakarta membangun lingkungan pergaulan yang positif. “Ciptakan circle pemuda yang bisa membawa pada kebaikan,” ujarnya.
Sementara itu, fotografer BK Awangga yang menjadi salah satu narasumber mengapresiasi kegiatan pembinaan generasi muda tersebut. Ia mengatakan generasi muda LDII perlu terus menggali potensi dan mengembangkan berbagai keterampilan.
“Fotografi misalnya, dari sana kita bisa mengembangkan diri, beradaptasi, dan bekerja sama melalui komunikasi visual,” katanya.
Narasumber lainnya, wartawan Rakyat Merdeka, Larasati Dyah Utami, mengatakan kegiatan tersebut dapat membantu generasi muda mengenali minat dan bakat di bidang media.
“Generasi muda bisa mendapat pandangan dalam karier, baik di bidang fotografi, menulis, maupun jurnalistik. Selain itu, mereka juga dapat memahami pakem media sosial dan bijak memanfaatkannya,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan dapat menemukan potensi minat dan bakat, meningkatkan karya, serta memperkuat kontribusi generasi muda dalam bidang komunikasi dan media organisasi.














