Sidoarjo (2/7). Prestasi membanggakan diraih oleh Ganapatih Banyubiru, seorang anak berusia lima tahun warga PAC LDII Masangankulon, Sidoarjo. Di usia dini, ia berhasil meraih medali emas dalam ajang Jenius Science Olympiad (JSO) mata pelajaran Bahasa Inggris pada tingkat final provinsi.
Kompetisi tersebut dilaksanakan di Universitas Ma Chung, Malang, dan diikuti oleh peserta dari 36 kota serta kabupaten se-Jawa Timur. Di balik capaian tersebut, tersimpan perjalanan penuh perjuangan dan ketekunan dari pihak keluarga serta sang anak. Ganapatih merupakan anak penyandang Autism Spectrum Disorder (ASD) yang sebelumnya mengalami keterlambatan bicara (speech delay) dan baru mulai bisa berbicara pada usia empat tahun.
Hingga kini, ia masih menjalani terapi secara rutin, meliputi terapi Sensori Integrasi serta Applied Behavior Analysis Verbal Behavior (ABA VB). Meski menghadapi tantangan tersebut, semangat belajar dan ketekunan yang dibangun menjadi kunci perkembangan signifikan yang diraihnya. Nilai-nilai pembinaan karakter seperti kerja keras, kejujuran, serta tanggung jawab turut membentuk fondasi mentalnya.
Ganapatih yang kini tercatat sebagai siswa TK Luhur Insani Sidoarjo juga menunjukkan sikap akhlakul karimah serta kemandirian sebagai bagian dari hasil pembinaan generasi penerus (generus) di lingkungan pengajiannya.
Kepala TK Luhur Insani Sidoarjo turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menyampaikan rasa bangga dan syukur atas prestasi yang diraih oleh anak didiknya pada ajang tingkat provinsi tersebut. Hal ini dinilai sebagai bukti bahwa anak-anak usia dini mampu berkembang dengan baik jika diberikan ruang, bimbingan, dan motivasi yang tepat.
Pihak sekolah menjelaskan bahwa visi lembaga adalah mencetak generasi yang berkarakter luhur, profesional, dan religius. Prestasi di ajang JSO ini diharapkan dapat memotivasi siswa lain untuk terus belajar dan berani berkompetisi secara sehat. Sekolah juga berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi anak melalui program akademik maupun nonakademik.
Atas capaian di tingkat provinsi ini, Ganapatih dijadwalkan melaju ke babak Grand Final Nasional yang akan diselenggarakan di Universitas Pembangunan Nasional, Yogyakarta. Dukungan serta doa dari berbagai pihak diharapkan dapat mengiringi langkahnya untuk kembali menampilkan kemampuan terbaik di tingkat nasional.














