Pagar Alam (3/7). Taman Kanak-kanak di bawah binaan LDII Al-Barokah menggelar acara tasyakuran dan pelepasan siswa-siswi pada Selasa (24/6/2026) lalu.
Kepala Sekolah TK Al-Barokah, Husnul Khotima, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan di sekolah lebih banyak ditujukan pada pembentukan karakter mulia. “Fokus kami adalah membangun karakter anak sejak dini. Sehingga anak tidak dibebankan porsi kognitif lebih banyak dibandingkan sikap dan karakter. Hal ini dapat dilihat dari cara mereka bergaul, bersikap, dan menghargai lingkungan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Pembina TK Al-Barokah, Edi Musi Hartono, menyampaikan harapannya agar setiap elemen di sekolah mulai dari guru, yayasan, dan orang tua mau bekerja sama mencetak generasi unggul yang berakhlak mulia untuk bekal hidup di masa depan. “Kalau karakter anak kita sudah terbentuk dari sekarang, insyaallah mereka siap menyambut bonus demografi generasi emas tahun 2045,” kata Edi.

Ketua DPD LDII Kota Pagar Alam, Hilman Masyhuri, turut mengapresiasi pelaksanaan pembinaan yang telah berlangsung di TK Al-Barokah ini. Menurutnya, LDII sudah cukup mendetail merumuskan kurikulum pembinaan generasi muda mulai dari tingkat PAUD hingga usia mandiri. “Alhamdulillah, implementasi pembelajaran berbasis karakter yang telah dilakukan oleh seluruh elemen TK Al-Barokah telah berhasil melewati tahapan usia dini. Selanjutnya, perlu diarahkan agar keberlanjutan penanaman akhlak mulia ini tetap diterima siswa pada jenjang usia di atasnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, jangan sampai pendidikan yang telah diterima siswa di TK Al-Barokah hilang seiring lepasnya anak-anak dari kegiatan di sekolah. Orang tua harus melanjutkan estafet ini melalui kegiatan pengajian dan memilih tempat melanjutkan pendidikan yang tepat bagi anak.
“Pendidikan karakter itu berbasis keteladanan. Kini saatnya peran itu dilanjutkan oleh orang tua dan guru di tempat yang baru, sehingga anak-anak kita dapat menjadi agen pembangunan yang berkarakter mulia,” pungkasnya.














