Kediri (2/7). Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Mrican menggelar seminar keputrian bertajuk “Pentingnya Taharah dalam Kehidupan Sehari-hari”. Kegiatan yang diadakan di Masjid Baitul Makmur , (7/6) ini diikuti oleh jajaran ibu-ibu, generasi muda putri tingkat SMP dan SMA, peserta pranikah, serta mahasiswi. Seminar ini diselenggarakan bekerja sama dengan Penggerak Pembina Generus (PPG) Bidang Keputrian.
Ketua panitia, Wahyuni, mengatakan bahwa seminar tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para peserta mengenai taharah atau bersuci, baik dari aspek kebersihan fisik maupun kesiapan spiritual dalam menjalankan ibadah.
“Pemahaman yang benar tentang taharah penting karena berkaitan langsung dengan sah atau tidaknya ibadah seorang muslimah,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, narasumber Nur Farida dan Erni Susanti menjelaskan berbagai aspek taharah yang sering dihadapi perempuan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari tata cara bersuci hingga hal-hal yang perlu diperhatikan dalam kondisi tertentu sesuai tuntunan agama.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang dimanfaatkan oleh para peserta untuk berkonsultasi terkait persoalan fikih praktis sehari-hari. Nur Farida menyebut seminar ini juga menjadi sarana silaturahmi sekaligus pembinaan karakter lintas usia.
Sementara itu, Erni Susanti berharap para peserta dapat semakin memahami pentingnya menjaga kesucian diri sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai keislaman.
Melalui kegiatan pembekalan ini, para peserta diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai taharah secara konsisten dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan lingkungan masyarakat sekitar demi meningkatkan kualitas ibadah yang dikerjakan.
Oleh: Sofyan Gani (contributor)














