OKU Timur (5/8). Satuan Komunitas (SAKO) Sekawan Persada Nusantara (SPN) mengikuti perkemahan tingkat Kwartir Ranting (Kwarran) Buay Madang Timur di Bumi Perkemahan Desa Tanjung Sari, Kabupaten OKU Timur, 4–5 Agustus 2026. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka OKU Timur, M. Adi Nugraha Purna Yudha, hadir dalam sesi upacara api unggun sekaligus memberikan arahan kepada peserta. Ia mengapresiasi keterlibatan SAKO SPN dalam kegiatan tersebut.
“Para anggota Pramuka perlu memiliki kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi bangsa, termasuk ketahanan pangan, mari kita upayakan kemandirian diri dan kemandirian pangan sesuai visi pemerintah,” jelasnya.
Menurutnya kegiatan perkemahan tidak hanya menjadi sarana pembinaan keterampilan, tetapi juga membangun kesadaran generasi muda terhadap kemandirian dan tanggung jawab sosial.
“Menjadi anggota Pramuka tidak hanya dilatih untuk terampil di alam terbuka, tetapi juga harus peka terhadap tantangan bangsa. Melalui perkemahan ini, saya berharap SAKO SPN dan seluruh peserta dapat mengimplementasikan jiwa kemandirian, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap ketahanan pangan di lingkungan masing-masing demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan berbasis ketahanan pangan dapat menjadi bagian dari dukungan terhadap program pembangunan daerah maupun nasional.
“Kita bisa memulai dari lahan kosong, halaman rumah, untuk mengisi tanah produktif dengan palawija ataupun herbal alami, walaupun sederhana namun jika dilakukan banyak rumah maka akan mendorong kemandirian ekonomi yang berkelanjutan,” jelasnya
Perkemahan diikuti berbagai Gugus Depan di wilayah Buay Madang Timur dan diisi dengan sejumlah kegiatan kepramukaan, seperti pentas seni, lomba kreativitas, kebersihan lingkungan, serta sosialisasi peran Pramuka dalam mendukung ketahanan pangan lokal.
Melalui kegiatan tersebut, SAKO SPN diharapkan dapat terus berkontribusi dalam pembinaan generasi yang mandiri, disiplin, peduli lingkungan, dan memiliki semangat kebangsaan sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.














