Sarolangun (13/8). LDII Sarolangun kembali menggelar pengajian secara hibrid pada Selasa (4/8) malam. Acara tersebut diikuti seluruh PAC LDII se-Kabupaten Sarolangun dengan studio utama di Kompleks Masjid Nurussalam, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Sarolangun.
Wanhat DPD LDII Sarolangun, Arfiyudi Eka Saputra dalam tausiahnya, mengingatkan para warga untuk mensyukuri berbagai nikmat Allah SWT dengan meningkatkan ibadah. “Kita sebagai manusia telah diberikan banyak nikmat. Karena itu, mari kita syukuri dengan selalu semangat beribadah,” ujarnya.
Menurut Arfiyudi, kesehatan dan kesempatan menjalankan agama Islam dengan baik merupakan nikmat besar yang perlu dijaga. Ia juga mengingatkan warga LDII agar menunjukkan akhlak yang baik dalam kehidupan bermasyarakat. “Kita hidup di tengah masyaraka harus memiliki sikap dan karakter yang baik, agar di mana pun berada kita dapat diterima dan memberikan manfaat bagi sekitar,” katanya.
Ia juga mengajak warga yang tidak memiliki halangan untuk menjaga ibadah salat berjamaah di masjid. Menurutnya, salat merupakan kewajiban yang harus dijaga sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan dengan Allah SWT. “Salat adalah ibadah wajib. Alangkah baiknya dilaksanakan tepat waktu dan secara berjamaah di masjid karena pahalanya besar,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Arfiyudi juga mengajak warga LDII berpartisipasi dalam pembangunan lantai dua Gedung Serbaguna LDII Sarolangun melalui sedekah. Menurutnya, dukungan warga diperlukan agar pembangunan dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan organisasi.
“Kita masih melanjutkan pembangunan lantai dua Gedung Serbaguna. Sedekah dari kita semua akan sangat membantu proses pembangunan sehingga dapat segera digunakan untuk berbagai kegiatan,” ujarnya.
Ia turut mengingatkan peserta untuk yakin bahwa sedekah yang dikeluarkan di jalan kebaikan akan mendapatkan balasan dari Allah SWT. “Kita harus yakin bahwa apa yang kita keluarkan untuk sedekah akan diganti oleh Allah SWT. Karena itu, jangan ragu untuk bersedekah dan membantu pembangunan sarana ibadah karena memiliki nilai pahala jariyah,” katanya.
Arfiyudi juga mengajak warga memasang bendera Merah Putih selama bulan Agustus sebagai bentuk kecintaan dan nasionalisme sebagai warga negara Indonesia.














