Merangin (14/8). Biro Komunikasi, Informasi dan Media (KIM) DPD LDII Kabupaten Merangin memberikan pembekalan teknologi informasi (IT) dan jurnalistik dalam kegiatan Konsolidasi DPD LDII Kabupaten Merangin di Masjid Baitul Makmur, Kecamatan Bangko, Jumat (7/8/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pengurus dalam memanfaatkan teknologi sekaligus memperkuat publikasi organisasi.
Dalam materinya Oetomo Sanjaya mengatakan setiap kegiatan organisasi memiliki nilai informasi yang dapat disampaikan kepada masyarakat apabila didokumentasikan dan disampaikan dengan baik. “Pengurus perlu memiliki kemampuan mendokumentasikan kegiatan dan mengolahnya menjadi informasi yang menarik, faktual, positif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Setiap kegiatan PAC, PC, maupun DPD memiliki cerita dan nilai yang layak diketahui publik,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital perlu diimbangi dengan kemampuan literasi informasi. Pengurus tidak hanya dituntut mampu menggunakan perangkat digital, tetapi juga memahami cara menyajikan informasi secara bertanggung jawab. “Jangan sampai kemudahan teknologi membuat kita mengabaikan ketepatan informasi. Sebelum dipublikasikan, setiap berita perlu dicek kembali agar data dan informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Ia juga mendorong pengurus memanfaatkan media digital untuk memperluas jangkauan komunikasi organisasi. Menurutnya, publikasi yang konsisten dapat membantu masyarakat mengetahui berbagai kegiatan, pembinaan, dan kontribusi LDII di tengah lingkungan sekitar.
“Kalau kemampuan KIM di setiap tingkatan semakin kuat, dokumentasi dan publikasi kegiatan akan semakin baik. Dengan begitu, kontribusi LDII dapat tersampaikan kepada masyarakat secara lebih luas dan profesional,” tuturnya.
Peserta juga mempelajari cara menggali informasi, menentukan nilai berita, menyusun berita dengan prinsip 5W+1H, membuat judul, serta melakukan verifikasi informasi sebelum dipublikasikan. Melalui pembekalan berkelanjutan, pengurus diharapkan mampu menyajikan informasi organisasi secara akurat, positif, dan sesuai kebutuhan masyarakat. (Oet)














